Diduga Angkut BBM Illegal, Mobil Terbakar di Jalan Yos Sudarso

MOBIL TERBAKAR-Tampak petugas Polresta palembang memeriksa mobil yang terbakar di jalan yos Sudarso,Palembang. FOTO-IST.

Palembang,koranSN
Sebuah mobil jenis minibus warna hijau, Selasa (21/3/2017) sekitar pukul 17.00 WIB terbakar di Jalan Yos Sudarso Depan Lorong Sehati Kelurahan 3 Ilir Kecamatan IT II Palembang. Diduga mobil tersebut mengangkut bahan bakar minyak (BBM) illegal jenis premium. Hal ini diketahui usai polisi mendapati tangki modifikasi di dalam mobil tersebut setelah api berhasil dipadamkan.

Informasi dari pihak kepolisian, atas kejadian tersebut pengedara mobil bernama Zul Hasibuan (49), warga Jalan Taqwa Kelurahan Sei Selincah Kecamatan Kalidoni Palembang kini kondisinya kritis dan dirawat di rumah sakit lantaran menderita luka bakar 90 persen di sekujur tubuhnya.

Kapolsek IT II, Kompol Hadi Wijaya mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat mobil yang dikendarai Zul Hasibuan melintasi Jalan Yos Sudarso hendak menuju Jalan RE Martadinata. Ketika di lokasi kejadian di dalam mobil tiba-tiba mengeluarkan api yang dengan cepat membesar, sehingga membuat Zul Hasibuan panik kemudian mobilnya menabrak becak motor (Bentor) yang sedang terparkir di pinggir jalan. Setelah itu barulah mobil tersebut berhenti, sementara untuk pengedara Bentor berhasil selamat karena saat mobil itu menambrak, si pengendara Bentor berhasi menghindar.

“Ketika kejadian, tubuh Zul Hasibuan juga ikut disambar api hingga membuat baju dan celana yang dikenakannya ikut terbakar. Disaat mobil tersebut berhenti usai menabrak bentor, barulah Zul Hasibuan berlari keluar mobil, saat itu api masih berkobar membakar tubuhnya. Pihak kepolisian yang saat kejadian berada di lokasi bersama warga sekitar langsung menolong Zul Hasibuan dengan mematikan api yang membakar tubuhnya menggunakan kain basah, setelah itu Zul Hasibuan dilarikan ke Rumah Sakit Boombaru. Atas kejadian itu Zul Hasibuan menderita luka bakar 90 persen di sekujur tubuhnya,” kata Kapolsek.

Baca Juga :   KPK Harap Mensos Risma Berkoordinasi Terkait Bansos

Masih dikatakan Kapolsek, tak lama kemudian barulah datang petugas pemadam kebakaran mematikan api yang telah membakar hangus mobil tersebut. Setelah semua api padam, mobil hanya menyisahkan kerangka saja. Ketika itulah barulah diketahui jika di dalam mobil terdapat tangki modifikasi diduga berisi BBM illegal jenis premium.

“Tangki modifikasi ini terbuat dari plat besi berukuran segi empat yang tergeletak di dalam mobil. Dari itu kita duga jika si pengendara mobil mengangkut BBM illegal. Namun untuk dugaan tersebut saat ini masih dilakukan penyelidikan terlebih dahulu,” ungkap Kapolsek.
Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Pardede mengungkapkan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait ditemukannya tangki modifikasi yang ditemukan di dalam mobil yang hangus terbakar di Jalan Yos Sudarso Kelurahan 3 Ilir Kecamatan IT II Palembang.

Baca Juga :   Remaja 15 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Lematang

“Karena ditemukannya tangki modifikasi di dalam mobil itu tentunya kita akan menindak lanjutinya dengan penyelidikan. Sebab kita duga mobil yang terbakar tersebut diduga mengangkut BBM illegal,” kata Kasat.Masih diungkapkan Kasat, jika saat ini dirinya belum dapat menjelaskan secara detail terkait jumlah dan asal dugaan BBM illegal yang diduga diangkut oleh mobil itu. Apalagi, BBM di dalam tangki modifikasi tersebut semuanya kini telah habis ikut terbakar api.”Selain itu pengendara mobilnya, Zul Hasibuan saat ini kondisinya sedang kritis dan di rawat di rumah sakit. Nanti jika kondisinya telah pulih, barulah kita melakukan pemeriksaan kepada Zul Hasibuan untuk dilakukan penyelidikan terkait dugaan mengangkut BBM illegal tersebut,” tandasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

KPK Turut Sita Empat Mobil dan Tanah Kasus Korupsi Pengadaan CSRT

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyita empat unit mobil serta tanah dan bangunan …