Diduga Dianiaya Debt Collector, Supriyanto Lapor Polisi

Korban didampingi kuasa hukumnya saat membuat pengaduan di Polresta Palembang. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Naas menimpah Abdurohman Supriyanto (26), warga Jalan Tanjung Harapan No 076 RT 021 RW 005 Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni ini. Pasalnya, sepeda motor jenis matik milik tetangganya yang ia pinjam, Selasa (25/7/2017) diambil paksa kawanan debt collector.

Alhasil, tak hanya sepeda motor tetangganya yang raib, dirinyapun juga mengalami luka lecet dibagian kaki setelah terjatuh dari sepeda motornya akibat ditendang dan dipukul menggunakan helm oleh debt collector.

Tak terima akan hal tersebut, korban langsung melaporkan apa yang dialaminya ke SPK Terpadu Polresta Palembang.

Diceritakan korban, penganiayaan yang diduga dilakukan debt collector padanya itu terjadi, Minggu lalu (23/7/2017) pukul 15.00 WIB saat ia berada di Jalan Kapten A Rivai tepat di dalam salah satu halaman Bank swasta dilokasi.

Baca Juga :   KPK Konfirmasi Saksi PPAT Proses Hibah Tanah Untuk Rachmat Yasin

Dihadapan petugas, korban juga mengatakan ketika bertemu kawanan debt collector dari salah satu perusahan leasing pembiayaan sepeda motor di Palembang tersebut, ia paksa untuk menyerahkan motor yang dikendarainya.

“Saya tidak mau menyerahkan, karena motor itu bukan punya saya, itu punya rekan saya yang saya pinjam sebentar. Selain itu, saat kejadia saya juga tak mengetahui jika mereka adalah debt collector karena mereka berpakaian layaknya preman,” jelasnya.

Lanjut korban, dirinya yang takut kemudian meninggalkan pelaku dengan mencoba tarik gas. Namun pelaku mengejar dan terus memaksanya untuk menyerahkan motor yang sedang ia tunggangi.

“Dia mengejar saya dan terus memaksa.” Katanya.

Sambungnya, ia tetap tidak mau menyerahkan karena motor yang dikendarainya merupakan motor pinjaman. “Karena saya tetap tidak mau memberikan motor lalu saya dipukuli pakai helm dan ditendang hingga jatuh pak.” terangnya.

Baca Juga :   Buruh Harian Perkebunan Sawit di OKI Ditemukan Tewas

Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka dibagian kaki sebelah kiri dan rasa sakit di kepala.

Kasat Reskrim Polreata Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya telah menerima laporan dengan dugaan sementara tindak penganiayaan.

“Berdasarkan laporan korban mengalami luka dibagian sebelah kiri dan sakit dikepala, Namun kita masih dalami laporannya.” tutupnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Dalami Pembelian “Wine” Oleh Edhy Prabowo dari Suap Ekspor Benur

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi saksi karyawan swasta Ery Cahyaningrum soal pembelian minuman …