Diduga Gelapkan Uang Pegawai Bank, Oknum Guru Diserahkan ke Polisi

851517514_75441-oknum-guru
FOTO-DENI/KORANSN. DIDUGA Gelapkan Uang Pegawai Bank.Okunum Guru Diserahkan ke Polisi.

Palembang,KoranSN
Heri Setia Budi (35), oknum guru di salah satu SMA di Palembang, Minggu (23/10/2016) diserahkan korban Septa (30), pegawai di salah satu bank swasta di Palembang ke unit Pidum Sat Reskrim Polresta Palembang lantaran diduga sudah menggelapkan uang milik korban sebesar Rp 170 juta.

Saat diamankan Heri Setia Budi yang tercatat sebagai warga Jalan Banten V Kelurahan Silaberanti Kecamatan SU I mengatakan, uang senilai Rp 170 juta milik korban tersebut merupakan uang perantara yang diberikan korban kepadanya sebagai syarat pemenangan tender proyek pembanguan tower di Sumsel.

“Saya memiliki kenalan berinisial ‘AZ’ yang ingin menawarkan proyek pembangunan tower. Untuk memenangkan proyek tender itu, ‘AZ’ meminta saya dicarikan kontraktornya, lalu proyek itu saya tawarkan ke korban Septa hingga Septa mau mengeluarkan dana sebesar Rp 170 juta untuk persyaratan administarsi dalam proyek itu. Uang itupun, bukannya saya gelapkan dan sudah saya berikan dengan ‘AZ’ untuk mengurus administrasi proyek yang dimaksud,” jelasnya.

Baca Juga :   Dugaan Penipuan 150 Calon Jamaah Umroh Pagaralam Diusut Polda Sumsel 

Dilanjutkan Heri Setia Budi, uang tersebut diberikan korban secara bertahap yang ditransfer melalui nomor rekening miliknya. Setelah uang masuk ke rekeningnya, ia langsung mengirimkan semua uang itu ke ‘AZ’.

“Tender proyek yang ditawarkan ‘AZ’ ke saya itu, sejak tahun 2015 lalu. Tapi saya tidak tahu kenapa sampai sekarang belum ada koonfirmasi balik dari ‘AZ’ terkait tender tersebut. Saya juga kenal dengan ‘AZ’ dari seseorang, katanya ‘AZ’ itu tinggal di Jakarta, dua tahun lalu saya kenal dengan ‘AZ’, saat kenal dengan ‘AZ’, ia mengaku jika dirinya (AZ) bekerja di salah satu kementerian dan bisa mengurusi tander tersebut,” ungkapnya.

Diakuinya, dari uang senilai Rp 170 juta milik korban itu, dirinya telah menggunakan sebagian uang itu senilai Rp 50 juta untuk keperluannya. “Saya berani gunakan uang itu, soalnya kata ‘AZ’, sebagian uang itu adalah jatah saya yang telah mecarikan kontraktor. Jujur saya khilaf Pak!,” katanya.

Baca Juga :   Terjatuh Usai Beraksi, Jambret Diringkus Polisi

Diketahui, Heri Setia Budi sendiri diserahkan korban Septa ke Polresta Palembang, setelah berhasil dibujuk untuk bertemu di kawasan Plaju dengan iming-iming untuk karaoke di tempat karaoke kawasan IB I.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marulli Pardede membenarkan tersangka Heri Setia Budi diamankan atas laporan korban Septa yang merasa telah dirugikan hingga ratusan juta atas dugaan penipauan yang dilakukan tersangka.

“Hingga kini tersangka masih diambil keterangannya untuk menggali informasi terkait oknum berinisial ‘AZ’ yang disebutkannya. Kita akan lakukan pengembangan guna mengejar  ‘AZ’,” tandasnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

KPK Panggil Dua Kadis Pemkab Indramayu Saksi Tersangka ARM

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (27/11/2020) memanggil dua kepala dinas (kadis) Pemerintah Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.