Diduga Gelapkan Uang Tunjangan, Oknum Kades di PALI Terancam Dibui







Perangkat desa saat menunjukkan laporan. (Foto-Anas/KoranSN)

PALI, KoranSN

Kepala Desa (kades) Mangku Negara, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Akira (45) terancam dibui. Pasalnya, oknum kades ini diduga telah melakukan tindak pidana pengelapan uang tunjangan perangkat didesanya di Januari hingga Mei 2017 lalu.

Hal itu dikatakan Rudi Hartoyo, mantan Kaur Pembangunan Desa Mangku Negara, yang telah membuat laporan sesuai dengan LP/B/33/II/2018/Sum-Sel/Res.Muara Enim/Sek.P.Abab tentang pengelapan dalam jabatan.

“Ternyata perangkat desa kami mendapatkan tunjangan dari Alokasi Dana Desa (ADD,red). Dan uang itu diduga telah digelapkan oleh kades kami ini. Sehingga hak saya yang saat itu masih berstatus perangkat desa bersama dengan beberapa perangkat lainnya diambil,” ujarnya.

Baca Juga :   18 Anak Diduga Keracunan, Polres Lahat Mintai Keterangan Pedagang Bakso Bakar

Lebih lanjut dijelaskanya, setelah hasil pemeriksaan pihak Kepolisian, barulah terkuak bahwa laporan berita acara pertangungjawaban pemberian uang itu telah ada, dan tanda tangan saya dan perangkat desa lain yang mestinya mendapatkan haknya, malah dipalsukan.

“Untuk itu kami minta proses hukum bisa ditegakan setegak-tegaknya sesuai dengan ketentuan. Karena, laporan kami ini sudah lama pak, Januari 2018 lalu dan pihak Kepolisian sudah menetapkan status tersangka terhadap Kades Mangku Negara,” tambahnya.

Kapolsek Penukal Abab, Iptu Acep YS mengatakan, bahwa berkas laporan tersebut sudah P21a dan tinggal menunggu tahap kedua, dan akan diserahkan pada September bulan depan, karena anggotanya yang memegang berkas sedang bertugas pada Asian Games.

“Penyidik kita sedang ngepam Asian Games di Palembang. Jadi kami minta bersabar, di September nanti tahap kedua akan kita limpahkan. Untuk setatusnya sendiri Kades Mangku Negara telah kita tetapkan tersangka. Namun, tidak dilakukan penahanan karena yang bersangkutan koferatif,” jelasnya.

Baca Juga :   Giliran Sekretaris Pengadaan Barang dan Jasa Masjid Sriwijaya Diperiksa Kejati Sumsel

Sementara, Kasi Pidum Kajari Kabupaten PALI, Deni Syafei SH membenarkan bahwa berkas tersebut sudah P21a dan tinggal menunggu tahap kedua penyerahan barang bukti. “Saat ini kita memang tinggal menunggu tahap kedua penyerahan tersangka dan barang buktinya,” terangnya.

Terpisah, Kepala Desa Mangku Negara Akira mengatakan, bahwa dirinya telah mengembalikan uang yang dimaksud ke kas daerah (kasda). “Sebelumnya duit itu mau kita berikan dengan yang bersangkutan tapi yang bersangkutan menolak,” singkatnya melalui pesan whatshap. (ans)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Gakkum KLHK dan Bakamla Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal

Makassar, KoranSN Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sulawesi bersinergi …

error: Content is protected !!