Diduga Keracun Gas, Tiga Warga Tewas di Dalam Sumur







Salah satu korban yang berada di dalam sumur. (Foto-Siryanto?koransn)
Salah satu korban yang berada di dalam sumur. (Foto-Siryanto/koransn)

Banyuasin, KoranSN
Desa Taja Raya II Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Sumsel, Rabu sore (18/5/2016) heboh. Pasalnya tiga warga setempat ditemukan tewas di dalam sumur sedalam 15 meter dengan kondisi mengenaskan.

Ketiga warga yang tewas ini yakni; Miker (40) dan anaknya Kepri (15), serta tetangganya Alam (40).

Ketiganya tewas diduga disebabkan adanya gas beracun akibat mesin air yang jatuh kedalam sumur.

Informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.00 bermula dari korban Miker (40) dan Kepri (15) hendak menyedot air di sumur milik tetanganya yang bernama Setia. Saat menyedot air, tiba-tiba mesinnya jatuh ke sumur sedalam 15 meter, melihat itu korban Kepri masuk ke dalam sumur dengan maksud hendak mengambil mesin yang jatuh tadi.

Namun setelah turun, Kepri tidak kunjung muncul dari sumur. Mengetahui kondisi itu ayahnya Miker lalu turun dan juga turut menjadi korban tewas.

Baca Juga :   15 Anggota DPRD Muara Enim Didakwa Terima Fee Proyek Rp 3,3 Miliar

Tetangganya korban yang  bernama Alam yang bermaksud ingin membantu, akhirnya juga tewas didalam sumur tersebut. Ketiga korban baru bisa dievakuasi setelah ada bantuan mobil PBK Banyuasin yang menyedot untuk mengeringkan air didalam sumur tua tersebut. Ketiga korban dibawah ke RSUD Banyuasin untuk dilakukan visum.

“Ketiganya tewas di dalam sumur, kemungkinan akibat racun dari mesin air yang jatuh,” kata Alfa warga setempat.

Karena pada saat akan dievakuasi oleh warga setempat katanya, kondisi hawa udara didalam sumur tersebut hampa udara.

“Ada dua warga yakni Irawan dan Barito yang bermaksud ingin mengevakuasi ketiga korban,karena kondisi didalam sumur hampa udara akhirnya mereka tidak sanggup,” ujarnya.

Ketiga korban terang Alfa, baru bisa dievakuasi setelah ada bantuan dari PBK Banyuasin. “Air dikeringkan oleh PBK dan ketiga korban baru bisa dievakuasi,”  ucapnya.

Baca Juga :   Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi, Minta Kapolres Lubuklinggau Usut Kematian Hermanto

Sementara itu, Anggota DPRD Banyuasin Jupriadi membenarkan peristiwa sumur yang memakan tiga korban tersebut. Dan ketiganya sudah dibawa ke RSUD Banyuasin. “Saya menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah ini,” ungkapnya.

Dan dia berharap peristiwa ini tidak terjadi lagi. Dan kepada warga untuk lebih berhati-hati lagi.

Terpisah, Kapolsek Betung AKP Zulfikar SH membenarkan kejadian di Desa Taja Raya II tersebut. Menurut dia ada tiga korban yang tewas dalam di dalam sumur.

“Untuk sementara akibat human error, namun masih akan diselidiki lagi,” tandasnya. (sir)





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Bimtek PPID Guna Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Muara Enim, KoranSN Untuk mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik dalam pengelolaan Informarsi dan Dokumentasi, Xinas Komunikasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!