Diduga Masalah Hutang Narkoba, Napi Lapas Merah Mata Dianiaya Oknum Sipir Hingga Tewas



Holijah, isteri korban saat membuat laporan kepolisian di Polda Sumsel.

Sedangkan Holijah (42), isteri korban Bisan Azhari mengungkapkan, semasa hidup suaminya memang selalu menutup diri kepadanya jika ada permasalahan.

“Kalau ada masalah tidak pernah disampaikan, karena suami saya ini tidak mau kalau saya kepikiran. Terakhir bertemu dengan Almarhum, saat saya membesuk di Lapas. Ketika itu sempat korban menyampaikan jika dia ada hutang, tapi tidak dijelaskan secara rinci hingga akhirnya saya dapat kabar kalau suami saya dianiaya dan dibawa ke rumah sakit. Setelah dicek, korban terluka memar di kepala, tubuh serta kakinya sehingga dioperasi dan akhirnya suami saya meninggal dunia” ungkapnya ibu anak tiga ini.

Baca Juga :   Diduga Bocor Razia di 4 Titik Hanya Amankan 12 Botol Miras

Sementara itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat dikonfirmasi terkait laporan korban yang diterima di SPKT Polda Sumsel mengungkapkan, semua laporan masyarakat pastinya diterima dan akan ditindak lanjuti dengan penyelidikan.

“Kami akan melakukan penyelidikan terkait laporan korban dan segera saya perintahkan Wadir Reskrimum untuk menyelidik kasus tersebut,” tegas Kapolda.

Terpisah, Kepala Lapas Merah Mata Palembang, Pargiyono membenarkan jika ‘JN’ yang dilaporkan ke Polda Sumsel merupakan oknum sipir di Lapas Merah Mata Palembang. Bahkan dirinya mengakui jika ‘JN’ telah menganiaya korban Bisan Azhari yang merupakan Napi kasus Nakorba yang divonis 10 tahun dan kini sudah menjalani masa hukuman 4 tahun penjara. Oleh karena itulah, dirinya telah membentuk tim dan memeriksa ‘JN’ terkait kasus penganiayaan korban.

Baca Juga :   KPK Kembali Panggil Sekda Kota Cimahi

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Tegaskan Segera Berkas Alex Mudai Dilimpahkan ke Pengadilan

Palembang, KoranSN Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Mohd Radyan SH MH, Minggu (16/1/2022) …