Diikat dan Dilakban, Driver Taksi Online Dibuang ke Jurang









Kediaman korban Hendi Gunawan alias Iwan di Jalan Sersan KKO Badarudin Lorong Apolo Kecamatan IT II Palembang. (Foto-Dedy/Koransn)

Palembang KoranSN

Hendi Gunawan alias Iwan (42), driver taksi online, Selasa malam (24/10/2017) sekitar pukul 23.00 WIB menjadi korban perampokan. Para pelaku yang diduga berjumlah empat orang berhasil membawa kabur mobil jenis minibus warna silver milik korban.

Kejadian yang menimpa warga Jalan Sersan KKO Badarudin Lorong Apolo RT 4 RW 5 No 518 Kecamatan IT II Palembang ini, terjadi saat korban mendapat pesanan dari para pelaku yang meminta diantarkan dari Bundaran Air Mancur Palembang ke kawasan Simpang Sungki Kertapati.

Namun ketika berada di kawasan Sungki, pelaku langsung menodongkan senjata tajam (Sajam) kepada korban. Kemudian salah satu pelaku, mengambil kemudi mobil. Sementara pelaku lainnya mengikat tangan dan kaki korban serta melakban mata dan mulut korban.

Bukan hanya itu, korban pun dianiaya para pelaku kemudian korban di buang ke jurang yang berada di kawasan Sungai Rambutan, Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, tepatnya di dekat Tugu Mobil Kecelakan yang ada di lokasi.

Baca Juga :   Wali Kota Tarakan Tak Beri Cuti ASN Selama Libur Natal-Tahun Baru

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Agus Sunandar, Rabu (25/10/2017) mengatakan, usai kejadian korban Hendi Gunawan alias Iwan membuat laporan kejadian tersebut ke Polsek Pemulutan dan kini kasus tersebut sedang dalam penyelidikan pihaknya.

“Korban merupakan driver taksi online. Saat kejadian, korban sedang mengantar pelaku yang menyamar menjadi penumpang. Namun saat di perjalanan, pelaku yang berjumlah diduga lebih dari satu orang ini merampok korban lalu mengambil HP, dompet serta mobil korban,” ungkapnya kepada Suara Nusantara.

Masih dikatakan Kasat, dalam perampokan tersebut para pelaku mengikat tangan dan kaki korban serta melakban mata dan mulut korban. Setelah itu, korban dibuang ke kawasan Sungai Rambutan.

“Setelah kejadian korban yang dalam keadaan terikat diselamatkan oleh warga. Sedangkan kondisi korban, selamat hanya menderita luka memar-memar saja,” tandas Kasat.

Semantara Choria (37), isteri korban Hendi Gunawan alias Iwan didampingi kakak perempuan dari korban, Samsiah (47) mengatakan, berdasarkan cerita korban jika para pelaku membuang korban dengan keadaan tangan dan kaki terikat tali plastik.

Baca Juga :   Residivis Jambret dan Bobol Rumah Tertangkap Mencuri Motor

Bukan hanya itu, pelaku juga melakban mata dan mulut korban, serta mengikat tubuh korban menggunakan tali safety belt yang ada di jok mobil. Kemudian, pelaku yang diduga berjumlah empat orang membuang suaminya ke jurang yang berada di kawasan Sungai Rambutan, Pemulutan Ogan Ilir.

“Lokasi pembuangan tersebut di dekat Tugu Mobil Kecelakan. Kami mengetahui lokasi kejadian tersebut, karena usai para pelaku membuang suami saya ke jurang ada warga yang menolong. Setelah itu, suami saya meminjam handphone (HP) warga untuk menelpon saya. Usai menerima telpon dan mengetahui kejadian tersebut, kami sekeluarga mengendarai dua mobil langsung menjemput korban di lokasi kejadian,” ujarnya saat ditemui di rumah korban.

Masih dikatakannya, setiba di lokasi saat itulah korban menujukkan tempat para pelaku membuang korban ke jurang.

“Jurangnya cukup dalam, untung nyawa suami saya selamat. Seusai menjemput suami saya kemudian kami pulang. Sesampai di rumah, suami saya menceritakan semua kejadian tersebut. Setelah itu, barulah kami membuat laporan kepolisian di Polsek Pemulutan,” ungkapnya. (ded)











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Momen Lebaran, Pengunjung di Lapas/Rutan/LPKA Sumsel Capai 50.000 Orang

Palembang, KoranSN Sebanyak 50.000 lebih pengunjung antusias bertemu keluarga mereka yang ada di Lembaga Pemasyarakatan …

error: Content is protected !!