Dikeroyok, Pengunjung Diskotik Center Stage Tewas Bersimbah Darah









Ilustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Yogi (30), warga Jalan Sapta Marga Kecamatan Kalidoni Palembang tewas bersimbah darah dengan delapan luka tusukan senjata tajam di tubuhnya. Korban tewas setelah dikeroyok oleh enam pelaku di di kawasan Center Stage (CS) Novotel Palembang, Minggu (17/12/2017) pukul 04.08 WiB.

Pihak kepolisian dari Polsek IT II Palembang hingga kini masih melakukan penyelidikan guna menangkap para pelaku pembunuhan korban tersebut.

Kapolsek IT II Palembang, Kompol Hadiwijaya, Senin (18/12/2917) mengatakan, kejadian yang menimpa korban Yogi bermula saat korban yang merupakan pengunjung Diskotik Center Stage Novotel Palembang berjalan ke luar diskotik. Diduga terjadi selisih paham antara korban dan pelaku hingga korban dikeroyok di parkiran Center Stage Novotel. Namun dikarenakan jumlah pelaku banyak, sehingga korban berlari dan masuk kembali ke dalam Center Stage.

“Korban dan pelaku ini sama-sama pengunjung Diskotik Center Stage. Ketika korban berlari masuk ke dalam diskotik, ternyata dikejar oleh para pelaku. Saat di dalam, korban kembali dikeroyok hingga akhirnya korban meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan, di tubuh korban ditemukan delapan luka tusukan senjata tajam,” ungkapnya.

Masih dikatakan Kapolsek, usai mendapati informasi adanya kejadian tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

“Kasus pembunuhan korban kini masih kita selidiki. Bahkan penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk menangkap para pelakunya,” tandasnya.

Baca Juga :   Polisi Bersenjata Patroli Perbatasan Sultra-Sulsel Persempit Terorisme

Sementara Koordinator Manager Diskotik Center Stage Novotel Palembang, Ronald saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian pengeroyokan korban hingga membuat korban meninggal dunia. Namun dirinya belum dapat memastikan apakah korban dan pelaku merupakan pengunjung di Diskotik Center Stage Novotel Palembang.

“Mereka itukan awalnya ribut di parkiran luar kemudian korban lari ke dalam. Jadi kami belum dapat pastikan apakah korban dan pelaku ini semuanya pengunjung di sini. Apalagi, saat korban berlari masuk ke dalam Center Stage itu terjadi sekitar pukul 04.08 WIB. Dimana saat itu kami sudah tutup dan petugas kami sedang melakukan bersih-bersih,” ungkap Ronald. (ded)











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan IRT Setelah Enam Tahun Ditutupi Pelaku

Makassar, KoranSN Jajaran Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan mengungkap kasus pembunuhan seorang ibu rumah tangga berinisial …

error: Content is protected !!