Dinkes: Bila Tenggorokan Ada Selaput Putih Keabuan, Segeralah Berobat!

Ilustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang mengimbau masyarakat untuk berprilaku hidup bersih dan sehat, serta menggunakan masker bila batuk dan segera berobat ke pelayanan kesehatan terdekat. Bila mendapati tenggorokan ada selaput putih keabuan, maka segeralah berobat. Himbauan ini terkait dengan mewabahnya virus difteri di sejumlah provinsi di Indonesia.

Demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang dr Hj Letizia, Kamis (14/12/2017).

“Bila anggota keluarga ada yang mengalami demam disertai nyeri menelan, terutama jika didapatkan selaput putih keabuan di tenggorokan segeralah untuk berobat,” katanya.

Letizia mengatakan, sejauh ini khusus di Kota Palembang tercatat ada dua warga yang sebelumnya dicurigai terkena virus Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan dites ke laboratorium hasilnya negatif.

“Jadi, sejauh ini khusus Kota Palembang belum ada yang positif terkena virus difteri ini,” ungkap Letizia.

Baca Juga :   Gunakan Dana APBD Provinsi, Jalan Sukabangun II Mulai Diperbaiki

Dikatakannya, virus difteri merupakan penyakit yang sangat menular, penyakit ini disebabkan oleh kuman. Sedangkan gejala dan tanda sendiri seperti, demam yang tidak begitu tinggi, hingga 38 derejat celcius, munculnya selaput di tenggorokan yang berwarna putih keabu-abuan sehingga mudah berdarah, sakit waktu menelan dan kadang-kadang disertai pembengkakan kelenjar getah bening leher, serta sesak napas.

“Difteri ini menyerang orang yang tidak mempunyai kekebalan tubuh, terutama anak-anak. Meski Palembang saat ini bisa dikatakan nihil dari virus difteri, namun kita tetap mewaspadai virus tersebut, melalui sejumlah langkah pencegahan dan antisipasi. Di antaranya mulai dari upaya promotif dan preventif ke masyarakat melalui puskesmas dan tim yang ada di semua fasilitas layanan kesehatan,” ujarnya.

Sementara, Kepala Rumah Sakit (RS) Pertamina Plaju Palembang, dr Nanang menuturkan, khususnya di RS Pertamina ini hingga sekarang belum menerima laporan seperti kasus virus KLB difteri.

Baca Juga :   Cegah Karhutla, Tim Gabungan Lakukan Patroli

“Meskipun sekarang baru wabah, tetapi kita sangat siaga dengan KLB difteri ini, seperti kesiagaan kepada seluruh dokter, terutama dokter anak, karena difteri ini menyerang amandel, tenggorokan dan hidung dan itu sangat menular,” imbuhnya.

Meskipun demikian, ababila pihaknya menerima kasus adanya laporan dari masyarakat mengenai virus difteri ini, RS Pertamina memiliki fasilitas isolasi, seperti untuk kasus airbont infection atau infeksi akibat saluran udara.

“Kita mempunya seperti fasilitas itu untuk mengobati serangat virus infeksi udara. Namun, saat ini tidak ada pasien kita terkena KLB difteri ini,” tandas Nanang. (rgn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

IPSI Palembang Gelar Kejurkot 12-14 Februari

Palembang, KoranSN Guna memajukan cabang olahraga Pencak Silat di Kota Palembang, Pengurus Cabang (PC) Ikatan …