Dinkes: Penyebaran DBD Semakin Ancam Warga Palangka Raya





Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo (tengah). (foto-antaranews)

Palangka Raya, KoranSN

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Andjar Hari Purnomo mengatakan, penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) semakin mengancam warga di Ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah ini.

“Intensitas hujan yang mengguyur wilayah Palangka Raya semakin sering. Akibatnya banyak genangan air bersih yang menjadi sarang berkembangbiak nyamuk aedes,” kata Andjar di Palangka Raya, Jumat (27/12/2019).

Untuk itu, pihaknya sebagai langkah antisipasi kami semakin menggencarkan upaya promotif dan preventif. Pihaknya juga telah menginstruksikan kepada seluruh Puskesmas yang ada untuk selalu menyosialisasikan kepada masyarakat terkait program pemberantasan sarang nyamuk dan dampak buruk penyebaran penyakit DBD.

Menurut dia, langkah pencegahan merupakan upaya paling ampuh dan murah dalam memberantas penyebaran penyakit yang disebabkan dan disebarkan gigitan nyamuk dengue itu.

Baca Juga :   Pemprov Jateng Target Konversi RS Darurat Donohudan Segera Selesai

“Untuk itu kami kembali mengajak masyarakat Kota Palangka Raya selalu melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan 3M plus (mengubur barang bekas, penutup penampungan air dan menguras penampungan air secara rutin serta menaburkan bubut abate),” kata Andjar.

Selain mencegah ancaman DBD, pria yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya itu juga mengajak warga di “Kota Cantik” untuk mewaspadai berbagai penyakit lain yang biasa muncul saat musim hujan.

“Saat ini wilayah Palangka Raya semakin sering diguyur hujan, karena itu kita mengimbau kembali kepada masyarakat untuk mewaspadai penyakit yang muncul,” katanya.

Beberapa penyakit yang sering muncul saat musim saat hujan seperti flu, batuk, diare, disentri, cacingan, infeksi saluran pernafasan (ISPA) dan malaria. Salah satu cara yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengantisipasi penyakit pancaroba itu, dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Baca Juga :   BPJAMSOSTEK Beri Stimulus Jaminan Ketenagakerjaan Untuk 80 Pedagang

“Selain menerapkan pola hidup bersih masyarakat juga harus menjaga pola hidup sehat, yakni dengan memakan sayur dan buah, berolahraga rutin, serta cuci tangan dengan sabun untuk mencegah penyebaran penyakit musim hujan yang dapat terjadi dengan cepat,” katanya. (Antara/ded)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

RSUD Soekarno Jadi Pusat Pelayanan Vaksinasi Ibu Hamil

Pangkalpinang, KoranSN Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menetapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. (HC) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.