Dinsos Bantu Pengobatan Pasien Gangguan Jiwa





Kadinsos Muratara Zainal Arifin Daud saat melepas keberangkatan pasien ODGJ yang akan berobat ke Rumah Sakit Jiwa Seoprapto Bengkulu. (foto-sunardi/koransn)

Muratara, KoranSN

Pemkab Musi Rawas Utara (Muratara) memberikan bantuan kepada Rimbawati (22) warga Desa Bina Marga SP 5 Tran Subur, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara yang terkena penyakit orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Rimbawati adalah satu pasien gangguan jiwa yang pernah dibantu oleh Dinsos Muratara dalam hal kesembuhannya di Rumah Sakit Jiwa Palembang pada tahun lalu, namun dengan keterbatasan ekonomi keluarga, sehingga penyakit Rimbawati kembali kambuh.

Kepala Dinsos (Kadinsos) Kabupaten Muratara, Zainal Arifin Daud mengaku jika kondisi Rimbawati saat ini sangat memprihatinkan dan tidak terurus serta sudah dipasung selama sekitar 1,5 bulan dan selama itu pula Rimba tidak mandi.

“Bila dikasih makan di buangnya, nangis terus kalau ngomong takut dihukum, orang tuanya bilang dia suka menghancurkan barang rumah tangga dan suka memukul ibunya, dan hari ini juga kita bawak dia ke Rumah Sakit Rupit yang menggunakan mobil Pak Kades untuk diobati,” kata Kadinsos, kemarin.

Baca Juga :   Disprindag Sebut Pasar Seni Lombok Tengah Diperbaiki pada 2023

Ia berharap kepada masyarakat agar kiranya dapat memberitahukan serta menginformasikan keberadaan orang dengan gangguan jiwa dalam wilayah Kabupaten Muratara.

“Kami berharap kiranya kita semua peduli terhadap orang dengan gangguan jiwa. Informasi sangat kami butuhkan karna tidak mungkin kami tahu keberadaan ODGJ jika tidak mendapatkan informasi atau laporan dari masyarakat,” katanya.

Terpisah Cik Muda (60) orang tua Rimbawati mengatakan, dirinya bersama anaknya (Rimbawati) mau berangkat ke Provinsi Bengkulu untuk berobat ke Rumah Sakit Jiwa.

Cik Muda menuturkan semenjak kelas tiga sekolah menengah pertama (SMP) anaknya Rimbawati ini terkena penyakit syaraf (gangguan jiwa).

“Saya tidak tahu penyebabnya, saat itu Rimba ini akan mengikuti ujian kelas tiga dikarenakan dia sakit sehingga Rimba ini tidak mengikuti ujian. Rimba ini sakit sekitar delapan tahun yang lalu sedangkan saya tidak mampu untuk mengobatinya,” ceritanya.

Cik Muda mengaku, jika Rimbawati sudah pernah dibawak ke Rumah Sakit Jiwa Palembang, setelah pulang dari sana Rimbawati sempat mengalami perubahan, kemudian penyakit Rimba ini kambuh lagi. Kali ini Rimba akan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa di Bengkulu.

Baca Juga :   Warga Desa Probolinggo Lestarikan Selamatan Desa dengan Kirab Tumpeng

“Dia ini sering ngamuk, sehingga apa yang ada didekatnya pasti dilempar termasuk barang barang dirumah dia pecahkan semua. Makanya dia saya kurung didalam ruangan, saya tidak tahan kalau dia ini lagi keluar banyak barang barang yang dibanting dan dipecahkannya,” ujarnya.

Ia berharap dalam pengobatan anaknya kali ini, Rimbawati bisa disembuhkan.

“Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada Dinsos Muratara karna telah banyak menolong anak saya, dan saya juga mendoakan agar semua orang yang terlibat didalamnya panjang umur dan murahkan rizkinya,” ucapnya.

Sementara itu Sekretaris Dinsos Kabupaten Muratara, Huzairin menjelaskan, Rimbawati sudah dikeluarkan rujukannya dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit ke Rumah Sakit Jiwa Seoprapto Bengkulu. Sebelum diberangkatkan, Rimbawati mampir dulu ke Dinsos untuk dibersihkan terlebih dahulu seperti dimandikan, dikasih makan, ganti pakaian dan sebagainya.

“Segala persiapannya sudah cukup, rujukan dari RSUD Rupit sudah ada, surat menyuratnya sudah lengkap. Dalam pengobatan Rimbawati ini segala biaya pengobatannya akan ditanggung oleh BPJS kesehatan, namun anggarannya dari Dinsos termasuk biaya operasional ke sana,” ungkapnya.(snd)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Pemkab Parimo: Jalan Trans Sulawesi Sudah Bisa Dilalui Pascabanjir

Palu, KoranSN Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengatakan akses jalan Trans Sulawesi sudah bisa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!