Diperiksa Soal Dugaan Korupsi Pajak Beberapa Perusahaan, Mantan Kepala Kantor KPP Prabumulih Dicecar Kejati Sumsel Puluhan Pertanyaan



Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari SH MH. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

BS mantan Kepala Kantor KPP Pratama Prabumulih Tahun 2020, Rabu (6/12/2023) dicecar Tim Jaksa Penyidik Kejati Sumsel puluhan pertanyaan saat diperiksa sebagai saksi soal dugaan kasus korupsi dalam pemenuhan kewajiban perpajakan pada beberapa perusahaan di KPP (Kantor Pelayanan Pajak) Pratama Palembang tahun 2019, 2020, 2021.

Demikian ditegaskan Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari SH MH.

Baca Juga :   Kejati Sumsel Tegaskan Tetap Panggil Para Saksi Dugaan Korupsi Program SERASI di Banyuasin

“Dalam perkara ini Tim Jaksa Penyidik Kejati Sumsel memeriksa BS Kepala Kantor KPP Pratama Prabumulih Tahun 2020. Dalam pemeriksaan saksi BS diajukan puluhan pertanyaan oleh Tim Jaksa Penyidik Kejati Sumsel,” tegasnya.

Masih dikatakannya, dalam penyidikan dugaan kasus korupsi tersebut Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel juga memeriksa saksi DES selaku Pelaksana pada KPP Pratama Prabumulih.

“Untuk saksi DES ini jumlah pertanyaan yang diajukan hampir sama dengan saksi BS selaku Kepala Kantor KPP Pratama Prabumulih Tahun 2020,” ujarnya.

Baca Juga :   Hakim Sebut Tiga Pegawai Bank Sumsel Babel Disidang Kredit Rugikan Negara Rp 13 M Lebih Jangan 'Cuci Badan', Jika Terbukti Terlibat Akan Diproses!

Dilanjutkannya, pemeriksaan terhadap saksi dalam rangka melengkapi berkas perkara tiga tersangka yang telah ditetapkan dalam perkara tersebut. HALAMAN SELANJUTNYA>>



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kejari Lahat Kembali Periksa Dua Saksi dalam Perkara Dugaan Korupsi di Inspektorat Lahat

Lahat, KoranSN Kebut penyelesaian penyidikan, Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejari Lahat kembali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!