Dirjen Dukcapil Pastikan Stok Blangko e-KTP Tercukupi









Dirjen Dukcapil memastikan stok blangko e-KTP tercukupi. (foto-net/detiknews.com)

Jakarta, KoranSN

Direktorat Jenderal Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) menegaskan stok blangko e-KTP masih cukup. Hingga kini sudah ada 13,6 juta keping blangko yang disebar.

“Blangko, saya ingin tegaskan, tersedia, cukup. Jumlah hari ini sudah tercetak blangko 14,4 juta keping, dan yang sudah dibagi 13,6 juta keping,” ujar Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh di Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (23/11/2017).

Ia menjelaskan sisa blangko yang ada di kantor Dukcapil ada sekitar 800 ribu keping. Pada bulan Desember akan ada pengadaan 6 juta keping lagi.

Baca Juga :   Fatwa Haram MUI Sebabkan Target Vaksinasi Rubella Meleset Jauh

“Sehingga setahun 2017, ada 20,7 juta keping, ini jumlah yang cukup. Kenapa? Karena jumlah yang harus dicetak per tanggal 21 kemarin itu 6 juta rekaman yang masuk dalam kategori print ready record atau siap cetak,” ujar Zudan.

Ia memaparkan pihaknya tidak memberikan blangko yang berlebih untuk daerah supaya tidak menumpuk di daerah. Menurutnya, prioritas pencetakan e-KTP adalah pemilik KTP baru atau baru menginjak usia 17 tahun.

“Kami akan memberi banyak sesuai kemampuan daerah untuk menghabiskan blangko itu dengan mencetak, diutamakan pemilik KTP baru. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk yang hilang dan rusak segera dicetakkan,” kata Zudan.

Baca Juga :   Mendagri Sebut Moratorium Pemekaran Tetap Berlaku

Ia mengimbau masyarakat tidak khawatir atas ketersediaan blangko. Menurutnya, jika blangko kurang, Dukcapil daerah bisa diambil di Direktorat Jendral Dukcapil.

“Masyarakat tidak usah khawatir, Dinas Dukcapil juga demikian. Sebelum habis, segera ambil di Direktorat Jendral Dukcapil,” tutur Zudan.

Ia menegaskan salah satu penyebab banyaknya antrean pencetakan adalah banyaknya e-KTP yang diterbitkan. Menurutnya, kurangnya persediaan alat juga menjadi penghambat pencetakan e-KTP.

“Daerah-daerah yang ingin cepat menyelesaikan tunggakan perekaman atau pencetakan segera menyediakan alat dengan dana APBD, ini perintah Perpres 26 Tahun 2009,” pungkas Zudan. (detik.com)











Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Presiden Jokowi Dijadwalkan Gelar “Open House” di Jakarta saat Lebaran

Jakarta, KoranSN Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan menggelar acara ramah-tamah …

error: Content is protected !!