Disdik Muratara Cari Anak Tak Sekolah

Yuli Andriani. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sedang menjalankan program mencari Anak Tidak Sekolah (ATS) berusia 6 sampai 21 tahun, untuk di ajak kembali menuntut ilmu dan di masukkan ke dalam daftar depodik melalui online.

Kepala Dinas Pendidikan Muratara, Abdurrahman Wahid melalui Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Yuli Andriani saat ditemui di ruangannya, Rabu (13/9/2017) mengatakan, ATS tersebut tidak dipilih-pilih asalkan mereka mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) ataupun Kartu Keluarga (KK) Muratara.

“ATS yang kita cari usia 6 sampai 21 tahun, siapapun boleh ikut asalkan mempunyai persyaratan KK dan KTP, walaupun mereka sudah menikah tidak menjadi masalah asal ada niat untuk belajar,” kata Yuli.

Ia mengatakan, bagi masyarakat yang ikut ATS akan menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebagai suatu bentuk apresiasi keinginan belajar mereka. “Peserta ATS akan menerima KIP sesuai dengan kelas atau umur mereka, kalau mereka sudah terdaftar maka kami dari pihak pendidikan akan langsung mendatangi sekolah tersebut,” ungkap Yuli.

Bagi yang berminat untuk ikut program ATS bisa langsung mendaftarkan diri ke Dinas Pendidikan Muratara. “Kalau ada yang ingin ikut ATS ini bisa mendaftar langsung ke kantor kita, kami menunggu sampai tanggal 26 September 2017, sebenarnya batas waktu yang di tentukan yakni sampai 30 September, namun kami juga butuh waktu untuk mendaftarkannya secara online,” paparnya.

Untuk sementara, peserta ATS yang sudah terdaftar sudah melampaui target yang sudah ditentukan Provinsi Sumsel.

“Kerja keras kita selama ini yang melibatkan banyk orang bisa di katakan berhasil, selain kami turun langsung kelapangan, kita juga melibatkan KUPT, pihak Kecamatan, masyarakat, kades, dan guru. Sehingga sekarang sudah mendapatkan peserta ATS sebanyak 1001 orang dari beberapa Kecamatan, sedangkan target dari Provinsi hanya 768 orang saja,” jelasnya.

Baca Juga :   Segera Bangun Jalan Alternatif Lahat-Pagaralam

Terpisah, Ali (20) warga desa Beringin Jaya yang tidak lagi bersekolah sangat senang dengan adanya program tersebut. Ia mengaku, secepatnya akan mendaftar ke Dinas Pendidikan Muratara.

“Saya akan segera mendaftarkan diri agar masuk dalam program tersebut, sebenarnya saya ingin melanjutkan sekolah yang sempat terputus kemarin. Jadi saya sangat senang dengan program ini, berarti masih ada harapan untuk kami agar bisa menjadi yang lebih baik,” pungkasnya. (snd)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kasi Datun dan Kasi PB3R Kejari PALI Berganti

PALI, KoranSN Terjadi rotasi di lingkungan Kejaksaan Negeri Kabupaten PALI (Kejari PALI). Hal itu tampak …

error: Content is protected !!