Diseminasi Informasi P4GN ke Sekolah

Kasi P2M BNNK OKI memberikan penjelasan bahaya Narkoba. (foto-maniso/koransn.com)

Kayuagung, KoranSN

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Komering Ilir (OKI) mengajak para pengurus OSIS di sejumlah sekolah untuk memerangi peredaran dan penyalahgunaan Narkoba khususnya di kalangan pelajar yang rentan menjadi korban.

Wujud nyatanya, mereka melakukan diseminasi informasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada siswa/i tingkat SMP dan SMA yang diselenggarakan di SMPN 6 Kayuagung beberapa hari lalu.

Kasi P2M BNNK OKI H Zakaria SSos MSi mengatakan, pelajar menjadi sasaran empuk bagi para pengedar dan bandar Narkoba untuk menyebarkan barang haram itu. Sehingga kegiatan ini bertujuan agar kalangan pelajar dapat menghindari dan imune terhadap Narkoba.

“Semua peserta merupakan pengurus OSIS di masing-masing sekolah. Mereka juga dilatih dan dimotivasi ke depan agar bisa dan mampu melakukan Diseminasi Informasi P4GN dalam setiap kegiatan di sekolahnya,”ungkap Zakaria.

Dikatakannya, kegiatan dimulai dengan memberikan materi mengenai jenis-jenis Narkoba berikut penjelasan efek buruknya. “Kami juga menjelaskan pasal-pasal terkait penyalahgunaan Narkoba. Kami mulai dengan memberikan pemahaman tentang seluk-beluk Narkoba agar para siswa tahu,”terangnya.

Baca Juga :   Pohon Tumbang di Lubuklinggau Timpa Pengendara

Menurut Zakaria, peredaran Narkoba kini kian mengkhawatirkan. Untuk mengantisipasinya, kampanye dan penyuluhan terhadap bahaya penyalahgunaan Narkoba menjadi sangat penting dilakukan. “Intinya, kami mengimbau jangan sampai terjerumus bahaya Narkoba. Selain merugikan, hal itu juga jelas melanggar hukum dan akan ditindak tegas sesuai aturan,”tandasnya.

Kepala BNNK OKI H Ahmad SSos menambahkan, pelajar memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi terhadap potensi penyalahgunaan Narkotika dan obat terlarang. Pasalnya dalam masa tersebut, generasi muda dihadapkan dalam kondisi ingin mengenal dan mencoba hal baru.

Peran pemuda dalam perang terhadap Narkoba dinilai sangat vital. Peserta didik yang memiliki bekal pengetahuan tentang bahaya narkoba dapat menyosialisasikan hal tersebut kepada pelajar lainnya, sehingga secara nyata meningkatkan kesadaran bersama menciptakan generasi muda yang tangguh, sehat dan berkualitas.

“Tanpa pengenalan terkait bahaya narkoba, pelajar mungkin terpengaruh untuk menyalahgunakan narkoba. Mereka harus dibentengi dari pengaruh buruk Narkoba,”tukasnya.

Pihaknya juga telah mengambil langkah preventif untuk melindungi tumbuh kembang generasi penerus bangsa. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan secara berkesinambungan, mulai dalam bentuk penyuluhan lapangan hingga bimbingan langsung kepada sekolah dan peserta didik.

Baca Juga :   Kepala Dinas dan Anggota Dewan di Lubuklinggau Jalani Rapid Test

Kepala Dinas Pendidikan OKI H Masherdata Musai SH MSi menginginkan pelajar di daerah ini mengenal dan mengetahui risiko negatif yang terkandung dalam narkotika dan obat terlarang (Narkoba). Melalui pemahaman tersebut, nantinya peserta didik mampu ambil bagian, bahkan berperan sebagai pelopor dalam perang terhadap peredarannya.

“Penyalahgunaan Narkoba bersifat merusak masa depan, pola pikir hingga perilaku. Setelah mengenal bahaya tersebut, pelajar selaku generasi penerus pembangunan diharapkan turut ambil bagian memerangi narkoba untuk lingkungan pergaulannya, ataupun masyarakat di sekitarnya,”pungkasnya. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Perbakin Muara Enim Buka Ekskul Menembak

Muara Enim, KoranSN Pengurus Cabang Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Muara Enim menerima kunjungan pengurus Provinsi …