Dishub Bakal Lakukan Pemetaan Wilayah Operasional Taksi Online









Ilustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan segera melakukan pemetaan wilayah operasional angkutan taksi online untuk wilayah Sumsel khususnya di Kota Palembang. Hal ini terkait akan diberlakukannya aturan untuk angkutan taksi online pada tanggal 1 November mendatang.

Kasi Angkutan Dishub Sumsel, Fansuri menuturkan, pihaknya secepatnya akan memanggil pihak taksi online dan angkutan konvesional dalam melakukan pemetaan operasional angkutan taksi online. Lantaran, hingga kini, Dishub Sumsel belum memastikan wilayah yang akan dilakukan pemetaan. Dikarenakan dalam pemetaan harus ada kesepakatan bersama.

“Kita secepatnya akan melakukan rapat dengan ke dua belah pihak, untuk saat ini belum ada pemataan, lantaran harus ada kesepakatan bersama,” ungkap Fansuri kepada Suara Nusantara, Rabu (25/10/2017).

Dikatakannya, pemetaan ini dilakukan berdasarkan hasil salah satu dari sembilan poin pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 26 tahun 2017, tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek alias taksi online.

Fansuri mengatakan, sejauh ini kedua belah pihak dari taksi online dan angkutan konvesional sudah sudah diberitahukan untuk pembahasan dari sembilan poin Permenhub.

Dimana kesembilan poin revisi taksi online tersebut meliputi; argometer, tarif, wilayah operasi, kuota/perencanaan kebutuhan, syarat minimal 5 kendaraan, bukti kepemilikan kendaraan, domisili TNKB, Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) dan peran aplikator sesuai dari sumber Pemenhub Nomor 26 Tahun 2017.

“Begitu juga dengan perusahaan yang akan membawahi dan bekerja sama dengan taksi online, semuanya masih dilakukan pendataan dan juga masuk dalam pembahasan nantinya,” jelasnya.

Terpisah, Kabid Pengawasan dan Operasional Dishub Kota Palembang, Marta Edison menuturkan, sementara ini untuk Dishub Kota Palembang hingga kini juga belum melakukan inventaris jumlah kendaraan taksi online khususnya kendaraan roda empat. Begitu juga untuk pemetaan wilayah yang akan diberlakukan untuk angkutan taksi online.

Baca Juga :   Walikota Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni

“Kita dari Dishub Kota Palembang belum ada perintah soal akan diberlakukannya peraturan taksi online. Karena semuanya kewenangan dari Dishub di propinsi,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk rancangan pemetaan memang belum juga dilakukannya. Dikarenakan, tidak bisa secara sepihak menentukannya dan memang harus dibahas secara bersama.

“Intinya, kami siap jika semuanya sudah ditetapkan sesuai aturan. Jadi, kami dari Dishub Kota Palembang, saat ini masih menunggu perintah. Termasuk juga jika diundang dalam pembahasan pemetaannya,” tandasnya. (rgn)











Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Momen Lebaran, Pengunjung di Lapas/Rutan/LPKA Sumsel Capai 50.000 Orang

Palembang, KoranSN Sebanyak 50.000 lebih pengunjung antusias bertemu keluarga mereka yang ada di Lembaga Pemasyarakatan …

error: Content is protected !!