Home / Gema Sriwijaya / Dishubkominfo Hidupkan Terminal Penyangga

Dishubkominfo Hidupkan Terminal Penyangga

Pagaralam, KoranSN.com – Untuk menertibkan seluruh kendaraan angkutan kota (Angkot), angkutan desa (Angdes) dan angkutan barang agar tidak lagi mangkal di terminal bayangan di sepanjang jalan Pagaralam, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pagaralam menghidupkan kembali terminal penyangga Simpang Mbacang, berlokasi di depan kantor Dishubkominfo, tepatnya di wilayah Kelurahan Karang Dalo, Kecamatan Dempo Tengah.

Kadishubkominfo Kota Pagaralam, Paber Napitupulu AP MSi, melalui Kabid Pengendalian Operasional LLAJ, Samsuri SE mengatakan, penghidupan terminal penyangga Simpang Mbacang ini, berdasarkan hasil kesepakatan yang telah dilaksanakan antara jajaran petugas Dishubkominfo dan para sopir Angkot maupun Angdes di wilayah Kota Pagaralam.

Baca Juga :   DPRD Akan Panggil Dua Perusahaan Perkebunan Sawit

“Kita akui hingga kini, terminal bayangan di Simpang Manna, Kelurahan Ulu Rurah, Kecamatan Pagaralam Selatan masih beroperasi. Karena itu, sesuai hasil kesepakatan yang telah kita dapatkan dari para sopir Angkot dan Angdes yang mengadakan aksi demo di DPRD Kota Pagaralam, mereka sopir Angkot dan Angdes Jurusan Kota Agung, Trans, Bandar dan Kuning, sepakat untuk masuk ke Terminal Penyangga ini,” jelas Samsuri, Selasa (12/5).

Menurut Samsuri, selama ini alasan kuat sopir berplat hitam, untuk masuk ke terminal penyangga karena alasan sepi, dan penumpang kebanyakan mengeluhkan keberatan ongkos, bila harus melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan lain, untuk bisa sampai ke pasar.

Baca Juga :   PNS Harus Jadi Contoh Tertib Lalin

“Untuk tahapan sosialisasi yang kita berikan kepada para sopir, telah berlangsung sejak 1 bulan lalu, kepada sopir kendaraan berplat hitam, yang biasa ngetem menunggu penumpang di terminal bayangan, supaya dapat masuk ke terminal penyangga Simpang Mbacang,” ujarnya.

Diakui Samsuri, masih banyak sopir kendaraan dan angkutan ‘kucing-kucingan’, dengan petugas Dishubkominfo setiapkali dilakukan penertiban. “Sanksi yang kita berikan kepada para sopir Angkot dan Angdes yang melanggar yakni berupa sanksi tilang, kunci roda hingga penggembosan ban. Karena itu, kita berharap seluruh sopir Angkot dan Angdes dapat masuk ke terminal penyangga Simpang Mbacang,” pungkasnya. (asn)

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

11.208 Peserta KIS di Muratara Di-Non Aktifkan

Muratara, KoranSN Sebanyak 11.208 peserta kartu indonesia sehat (KIS) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.