Disnaker Lubuklinggau Kirim 12 Pelajar Ikuti Pelatihan di BLK Bandung

12 pelajar yang akan mengikuti pelatihan di BLK Bandung mendapatkan pengarahan dari pejabat Disnaker Kota Lubuklinggau. (Foto-Istimewa)

Lubuklinggau, KoranSN

Pemerintah Kota Lubuklinggau dibawah kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota, H.SN Prana Putra Sohe – H. Sulaiman Kohar (Nansuko) jilid 2 terus berupaya untuk memberikan keterampilan bagi masyarakat pencari kerja.

Hal ini terbukti melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat untuk yang ke empat kalinya mengirimkan 12 orang SMA, SMK yang sebagian besar pria mengikuti pelatihan manufacture di BLK Bandung, Jawa Barat

“Mereka yang mengikuti pelatihan akan diberangkatkan pada 28 Februari ini. Seluruh biaya ditanggung BLK Bandung mulai dari transpor pesawat, makan, baju seragam dan uang saku “, ujar Kepala Disnaker Kota Lubuklinggau, H Purnomo, Jumat (22/2/2019).

Dikatakan mantan Kabag Kesra Setda Kota Lubuklinggau ini, mereka yang ikut serta pelatihan kalau membuat kesalahan yang disengaja, maka uang harus dikembalikan.

Baca Juga :   Perahu Jukung Terbalik di Sungai Hantu, Tiga Penumpang Tewas

“Segala biaya itu. Biaya transport naik pesawat. Ditanggung sama BLK Bandung. Ya diberikan uang saku, diberikan baju seragam, makan dan sebagainya. Pokoknya tidak keluar uang lagi. Pesawatnya PP,” timpalnya.

Lebih lanjut, kalau pesertanya bolos atau minggat karena disengaja, mereka harus mengembalikan uang tersebut.

“Itu kalau pesertanya misalnya bolos, minggat karena disengaja, kecuali karena sakit dan sebagainya, itu kan diluar dugaan kita kan. Nah itu mengembalikan,” katanya.

Oleh sebab itu sambungnya, sebelum mengikuti pelatihan tersebut, mereka telah diberikan arahan khususnya masalah disiplin dalam mengikuti pelatihan selama satu bulan ini. Purnomo menambahkan, pihaknya sudah empat kali mengirimkan peserta pelatihan. Sebelumnya seperti ke Beksi dan Serang.

“Jadi tugas mereka pelatihan, praktek. Manufacture itu diantaranya ada ngecat bodi mobil, balancing,” timpalnya.

Baca Juga :   Nopran Rela Turun Menyebrang Sungai Demi Masyarakat

Selain itu, tujuan mereka ikut pelatihan yakni agar siswa mandiri.

“Diberikan keterampilan, setelah diberi keterampilan mandiri. Kalau sudah mandiri kan mengurangi angka pengangguran. Ingat mengurangi pengangguran itu tidak hanya tugas dinas ketenaga kerjaan,” terangnya.

Diungkapkan Prunomo, masih banyak OPD-OPD lain yang mendukung. Contohnya, dinas perizinan yang memberikan izin terhadap investor.

“Kalau invetsor banyak menamankan saham di Linggau, otomatis kan tenaga kerja lokal terserap,” ujarnya.

Kemudian Dinas Pariwisata dengan pembukaan lahan-lahan wisata baru. Maka itu akan ada kegiatan seperti outlet-outlet, warung kecil. “Itulkan menyerap tenaga kerja,” ujarnya. (rif)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Nama Dinas KopUKMNakerTras Empat Lawang Dicatut

Empat Lawang, KoranSN Nama Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (KopUKMakerTras) Kabupaten Empat Lawang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.