Dispar Kulon Progo Bangun Instalasi Ikan dari Tembaga di Waduk Sermo



Selain itu, hal yang lagi tren di Sermo adalah camping. Biasanya yang melakukan atau menyukai camping adalah remaja seperti mahasiswa dan pelajar, sehingga saat libur Lebaran hampir pasti anak-anak yang sekolah atau kuliah di Yogyakarta ini, semuanya mudik.

“Sehingga wisatawan khusus camping tidak banyak dan relatif sedikit,” katanya.

Selain itu, Joko juga mengakui wisata perahu yang lama tidak beroperasi perlu ada benah-benah dulu. Kemudian, ada persoalan yang melekat di Waduk Sermo. Waduk Sermo akan ramai ketika ada kegiatan, seperti jatilan, dangdut dan band. Maka jumlah pengunjung akan mengalami peningkatan.

Baca Juga :   Walt Disney World Kurangi Jam Operasional Kunjungan

Di masa sekarang ini, instansi atau masyarakat masih belum diperbolehkan menggelar kegiatan di objek wisata yang berpotensi mengundang massa dalam jumlah banyak dan berkerumun.

“Itu yang menjadi dasar dan alasan kami, kenapa Sermo jumlah kunjungan turun. Dilihat dari jumlah tiket yang terjual dan lalu lalang yang lewat tidak bisa berbanding lurus, dan juga dibedahnya jalan baru sebelah utara yang akan mengganti jalan yang dilewati seperti biasanya juga menambah akses,” katanya. (Antara/andi)

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Wagub Kaltara Imbau Lestarikan Budaya Kayan

Tanjung Selor, KoranSN Wakil Gubernur Kalimantan Utara mengimbau agar pemuda Dayak Kayan melestarikan budaya lokal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.