Dissenting Opinion, Hakim Waslam Sebut Lima Terdakwa Dugaan Korupsi Akuisisi Saham Anak Perusahaan PTBA Diduga Menyalahgunakan Kewenangan









Suasana sidang para terdakwa dengan agenda pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor Palembang. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Hakim Waslam Makhsid SH MH salah satu dari lima Majelis Hakim memiliki pendapat berbeda atau Dissenting Opinion terkait vonis atau putusan lima terdakwa lima terdakwa dugaan kasus korupsi akuisisi saham PT Satria Bahana Sarana (SBS) oleh PT Bukit Asam (PTBA) Tbk melalui anak perusahaan PT Bukit Multi Investama (BMI) dalam sidang di Pengadilan Tipikor Palembang, Senin (1/4/2024).

Diketahui persidangan tersebut dipimpin lima Hakim, terdiri dari; Pitriadi SH MH selaku Ketua Majelis Hakim dengan empat Hakim Anggota yaitu Masriati SH MH, Iskandar Harun SH MH, Ardian Angga SH MH dan Waslam Makhsid SH MH.

Ketua Majelis Hakim Pitriadi SH MH dalam persidangan mengatakan, jika salah satu Hakim memiliki pendapat berbeda dengan empat Hakim lainnya.

“Putusan perkara ini diputuskan dari hasil musyawarah Majelis Hakim yang digelar secara tertutup. Dimana di dalam rapat tersebut Hakim Anggota Bapak Waslam Makhsid SH MH memiliki pendapat yang berbeda dengan empat Hakim lainnya,” kata Ketua Majelis Hakim Pitriadi SH MH.

Baca Juga :   Kejati Periksa Dua Saksi dari Pihak UPJA Terkait Dugaan Korupsi SERASI 2019 di Banyuasin

Sementara Hakim Waslam Makhsid SH MH saat menyampaikan pendapat berbeda atau Dissenting Opinion dalam putusan vonis para terdakwa tersebut mengatakan, jika dalam perkara tersebut dirinya menilai para terdakwa terbukti melanggar pasal subsider dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). HALAMAN SELANJUTNYA>>











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kejati Sumsel Tahan Hendri Zainuddin Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Sumsel 2021

Palembang, KoranSN Kejati Sumsel, Selasa (16/4/2024) menahan mantan Ketua KONI Sumsel Hendri Zainuddin atau HZ …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!