Diterjang Timah Panas, Spesialis Begal di Palembang Jatuh Tersungkur

BEGAL- Andri Surya Juanda alias Wanda (mengenakan baju tahanan) saat diamankan dan digiring petugas kepolisian di Polda Sumsel..jpg
BEGAL – Andri Surya Juanda alias Wanda (mengenakan baju tahanan) saat diamankan dan digiring petugas kepolisian di Polda Sumsel. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Andri Surya Juanda alias Wanda (30), spesialis begal motor jatuh tersungkur usai dua butir timah panas aparat kepolisian Unit I Subdit III Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Sumsel menembus kedua kakinya.

Pihak kepolisian terpaksa melakukan tindakan tegas, lantaran saat ditangkap tersangka Wanda yang tercatat sebagai warga Jalan Letnan Simanjuntak Lorong Lebak Mulyo Kelurahan Pahlawan Kecamatan Kemuning ini, melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri dari sergapan polisi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Daniel TM Silitonga didampingi Kasubdit III Jatanras, AKBP Hans Rahmatulah, Rabu (9/11/2016) mengatakan, tersangka ditangkap karena aksi begal atau perampasan sepeda motor yang telah dilakukan tersangka kepada korbannya di Jalan Letnan Simanjuntak.

“Dalam aksinya dilakukan tersangka dengan cara menghadang korbannya, kemudian tersangka memukul korban lalu mengancam korban. Setalah itu barulah tersangka merampas sepeda motor milik korban.

Baca Juga :   2 Pembobol Rumah Makan di Prabumulih Diciduk Tim Gurita

Dalam penangkapan, kita terpaksa memberikan tindakan tegas karena saat ditangkap tersangka ini melakukan perlawanan dan mencoba kabur,” tegas Daniel.

Masih dikatakan Daniel, usai tersangka tertangkap kemudian polisi melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Hasilnya diketahui, jika sebelum tertangkap tersangka juga telah melakukan 7 kali aksi perampasan sepeda motor para korbannya.

“Jadi, jika ditotalkan ada 8 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang semuanya berada di kawasan Kecamatan Kemuning. Selain itu dari catatan kita, tersangka ini juga pernah melakukan penganiayaan terhadap seorang warga. Kini tersangka Andri Surya Juanda alias Wanda telah kita amankan dan atas ulahnya tersangka dijerat Pasal 365 KUHP, sedangkan untuk kasusnya saat ini masih terus kita kembangkan,” tandas Daniel.

Sementara tersangka Andri Surya Juanda alias Wanda mengakui perbuatannya. Sambil menahan sakit luka tembak di kedua kakinya, Wanda mengatakan, setiap melakukan aksi begal dilakukannya seorang diri.

Baca Juga :   Adu Kambing, Pengemudi dan Penumpang Sepeda Motor Tewas

“Ketika melancarkan aksi, awalnya saya mencari korban yang melintasi Jalan Letnan Simanjuntak. Kemudian sepeda motor korban saya hadang, lalu korban saya pukuli. Setelah itu, barulah sepeda motor korban saya rampas. Dari semua aksi perampasan sepeda motor yang saya lakukan, ada juga saya lakukan disaat korban berhenti menanyakan alamat kepada saya,”  ungkapnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

Anggota DPR: Mitra Kerja Sudah Ingatkan Menteri KKP Agar Hati-hati

Jakarta, KoranSN Anggota Komisi IV DPR, Bambang Purwanto mengatakan, mereka sudah memperingatkan mitra kerjanya, Menteri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.