Dituding Komplotan Curanmor, Kuda Besi Ditahan Ayah Teman

Ilustrasi. (foto-net)

Lubuklinggau, KoranSN

Niat ingin mencari uang tambahan jelang lebaran kemarin, malah menjadi petaka bagi Nopri (18), remaja yang tinggal di Jalan Kenanga I RT 11 Kelurahan Kenanga Kecamatan Lubuklinggau Utara II ini.

Hal tersebut lantaran ia tak bisa menunggangi kuda besi kesayanganya di hari lebaran karena motornya harus ditahan orang tua ‘ND’ temannya sendiri, setelah sepeda motor milik ‘ND’ yang akan dijual dibawa kabur oleh seseorang yang dikenalkan Nopri kepada ‘ND’.

Tak terima atas penahan sepeda motor miliknya tersebut, Nopri didampingi orang tuanya, Selasa (4/7/2017) membuat pengaduan di Mapolsek Lubuklinggau Timur.

Menurut kesaksian Nopri dalam laporannya, kejadian naas yang dialaminya tersebut saat temannya ‘ND’ yang beralamat di Jalan Perumnas Nikan Blok D Kelurahan Nikan Jaya Kecamatan Lubuklinggau Timur I tersebut meminta tolong dicarikan seseorang yang ingin membeli motornya.

Karena ingin mencari uang tambahan buat lebaran, Nopri lantas mencoba menawarkan sepeda motor ‘ND’ kepada seorang temannya yang lain.

Baca Juga :   Rita Tersangka Tunggal Dugaan Penipuan 1000 Calon Jamaah Umroh dan Haji

Setelah menemui temannya tersebut, Nopri lantas bersama temannya itu langsung menuju ke rumah ‘ND’ untuk melihat kondisi motor ‘ND’. Ketika dikediaman ‘ND’ temannya tersebut lantas mencoba motor milik ‘ND’ yang rencananya akan di beli temannya itu.

Namun, karena tak menemui kecocokan saat negosiasi harga jadi proses jual beli tidak bisa dilakukan.

“Setelah itu saya dengan teman saya tersebut langsung pulang kerumah masing-masing dari kediaman ‘ND’. Namun, menurut cerita ‘ND’, dua hari kemudian tanpa minta ditemani saya, si teman saya itu datang kembali kerumah ‘ND’ untuk menanyakan lagi permasalahan motor,” ceritanya di depan petugas.

Dilanjutkan Nopri, tak lama ‘ND’ menemuinya dan bercerita jika sepeda motor miliknya yang akan dijual tersebut dibawa kabur oleh seseorang yang mengaku sebagai temannya Nopri.

Baca Juga :   Warga Kertapati Dibacok Hingga Kepala Berlumuran Darah

“ND bercerita kalau motornya dibawa kabur oleh orang yang kemarin pergi bersama saya untuk mengcek motor ‘ND’. Namun, karena orang tua ‘ND’ tahu-nya saya jadi motor saya ditahan oleh orang tua ‘ND’. Karena mereka menganggap saya sudah bersekongkol dengan orang yang membawa kabur motor ‘ND’ tersebut,” katanya.

Kapolsek Lubuklinggau Timur, AKP Ismail membenarkan bahwa pihaknya sudah merima laporan korban Nopri tersebut dan segera akan ditindaklanjuti.

“Laporan sudah kita terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan ,” tutupnya. (cr1)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Layangkan Pemanggilan Ketiga Mantan Kakanwil Kemenag Sumut

Medan, KoranSN Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) segera melayangkan pemanggilan yang ketiga …