Dituding Mengemis, Ormas Datangi DPRD Muratara







Suasana audiensi LSM dan Ormas bersama Anggota DPRD Muratara dan perwakilan Pemkab Muratara, di ruang Komisi I DPRD Muratara. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Puluhan organisasi masyarakat (Ormas) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Kamis (27/9/2018) siang, mendatangi kantor DPRD untuk meminta klarifikasi adanya tudingan ormas mengemis (memaksa) kepala OPD. Mereka diterima oleh Komisi I DPRD Muratara.

Massa ormas diterima di ruang Komisi I DPRD Kabupaten Muratara. Pertemuan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Muratara, Hendri dihadiri oleh anggota Arjuna, M. Hadi, Amri Sudarsono, Hermansya Samsiar dan Taufik Anwar.

Juga hadir dari eksekutif, Sekda Muratara Abdullah Matcik, Kepala Kesbangpol Muratara Herawati, Kadinsos Muratara, Zainal Arifin Daud dan perwakilan OPD lainnya.

Dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Muratara, Arjuna, Amri dan Hadi membantah keras adanya pernyataan anggota dewan tentang Ormas yang suka meminta-minta dan memeras kepala OPD dan kepala sekolah.

Amri Sudarsono mengatakan dengan tegas dan lugas, bahwa saat pihaknya rapat pembahasan anggaran perubahan dengan Kesbangpol disana juga hadir Sekda.

“Kami tidak menghujat teman-teman pengemis. Tetapi disana kami sampaikan agar teman-teman ormas diberdayakan,” kata Amri.

Sementara Arjuna Jefri juga membantah bahwa dirinya tidak mungkin mengatakan LSM ataupun Ormas itu mengemis.

Baca Juga :   Sungai Rupit Pasang, Banyak Ikan Mabuk dan Kayu Hanyut

“Justru dalam pembahasan tersebut agar LSM itu untuk diberdayakan. Mengenai apa yang diminta teman-teman LSM justru kita itu berharap jangan sampai orang dari luar mengaku-ngaku dari Muratara,” jelasnya.

Hampir serupa yang dikatakan M. Hadi yang juga anggota DPRD Muratara bahwa yang kami sampaikan dalam pembahasan rapat anggaran perubahan tahun 2018 kemarin bahwa LSM itu diberdayakan.

“Kalo ini seakan-akan adu domba. Dan kita meminta agar data LSM ataupun Ormas Muratara itu didata secara benar untuk dapat diberdayakan,” ujarnya.

Sementara Sekda Muratara, H. Abdullah Matcik dalam pertemuan klarifikasi atas pernyataan adanya dugaan dewan mengatakan LSM meminta-minta dan memaksa kepala sekolah, atas nama eksekutif dirinya meminta maaf.

“Saya atas nama eksekutif minta maaf. Ada orang kami berbondong-bondong menghadap DPRD. Terus terang saya malu,” kata Abdullah Makcik.

Ia mengaku, sangat sedih atas kejadian tersebut. “Ini Bu Hera saya sangat sedih. Kemarin apa yang dibicarakan apa-adanya. Tapi ini sudah mengatas namakan lembaga dan seperti ini,” ungkap Sekda.

Sementara itu, Muhamad Taher, Ketua Ormas Pemantau Kebijakan Pembangunan Daerah (PKPD) Muratara, mengatakan, informasi yang dirinya dapatkan sangat menyayangkan atas peryataan seorang anggota DPRD.

Baca Juga :   Jalan Berlobang Jadi Penyebab Kemacetan di Jalintim Banyuasin

“Apa lagi sampai mengatakan angota ormas itu tukang peras, mereka itu harus mengatakan siapa orangnya. Dari ormas mana orang itu? , saya juga meminta kepada kepala badan kesatuan bangsa dan politik muratara segera cari orang itu, DPRD jangan bikin isu sampaikan kepada kami,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya meminta audiensi dengan anggota dewan dan klarifikasi permasalahan itu bersama anggota ormas lainya. “Tapi sayang saat meminta klarifikasi tersebut ormas maupun kepala Kesbangpol tidak diberikan kesempatan bicara,” ucapnya.

Pantauan SN, sebelum dilakukanya audiensi tersebut ormas telah membahas dan mengatakan persoalan itu di kantor Kesbangpol Muratara dan meminta agar diadakanya pertemuan dengan anggota dewan.

Namun saat berlangsungnya pertemuan tersebut tidak sampai hingga 30 menit. Dan hanya menyampaikan bantahan dari anggota dewan.

Sementara, Kepala Kesbangpol Muratara, Hj. Herawati tidak diberikan kesempatan bicara dan menyampaikan argumennya. Sehingga menjadi pertanyaan sejumlah Ormas yang ikut dalam rapat tersebut. (snd)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Usai Sholat Idul Adha, Masyarakat Desa Tambangan Mura Gelar Tradisi Sedekah Rame

Musi Rawas, KoranSN Masyarakat Desa Tambangan, Kecamatan BTS Ulu Cecar, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan …

error: Content is protected !!