Dituding Selingkuh, Ibu 44 Tahun di OPI Dianiaya Suami



Heli Fitriani dihadapan petugas SPK Terpadu untuk membuat pengaduan. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kepergok menerima telpon dari seorang laki-laki membuat Heli Fitriani (44), mendapatkan sejumlah pukulan dari ‘AM’, suaminya sendiri.

Emosi ‘AM’ tak terbendung setelah menuduh korban yang ia nikahi secara sirih tersebut menjalin sebuah hubungan dengan seorang Pria Idaman Lain (PIL).

Tak terima dengan prilaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menimpahnya itu, perempuan yang tinggal di Perumahan OPI PNS Blok AH No 04 RT 53 RW 16 Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU I ini, Kamis (26/10/2017) melapor suaminya tersebut ke Polresta Palembang.

Dihadapan petugas SPK Terpadu Polresta Palembang korban menceritakan, puncak emosi suaminya tersebut terjadi, Sabtu lalu (30/9/2017), saat korban mendapatkan telpon dari teman lelakinya yang diakui korban hanya teman biasa yang hendak meminjam uang padanya.

Baca Juga :   Kerja Baik Satres Narkoba Polres Lahat, Bandar Narkoba Kembali Diringkus

Namun ‘AM’ yang menurut korban salah menafsirkan telpon tersebut mengira korban berselingkuh hingga langsung main tangan memukuli dan mencakar wajah korban.

“Kami baru tiga bulan menikah Pak!, kami nikah dibawah tangan, selama pernikahan saya sering menerima amarah suami saya itu. Dia selalu menuduh saya berselingkuh, padahal itu sama sekali tidak benar.

Malahan kata cerita-cerita orang dia (AM) yang suka main perempuan. Tak hanya itu, dia juga sudah berbohong mengaku duda tak tahunya masih isteri orang,” jelas korban sambil menunjukan foto kopy buku nikah suaminya dengan isterinya yang lain.

Diakuinya, ia sudah tak tahan lagi dengan ulah suaminya tersebut. Dirinya lebih memilik menjanda dibanding harus berumah tangga dengan pria seperti ‘AM’ tersebut.

Baca Juga :   Keluarga Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Tahanan Meninggal Dalam Sel

“Saya sakit hati terus dianiaya, saya harap polisi cepat menangkapnya biar dia tahu rasa,” kesalnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui KA SPKT, Ipda Wahap membenarkan adanya laporan korban tersebut. “Laporan korban yang tertuang dalam bukti lapor No:LP B/2716/X/2017/SPKT tersebut sudah diterima dan segera akan ditindaklanjuti,” singkatnya. (den)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Tegaskan Akan Panggil Lagi Saksi Dugaan Korupsi Kredit Bank Sumsel Babel

Palembang, KoranSN Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Mohd Radyan SH MH, Selasa (17/1/2022) …