DLHK Kota Palembang Bakal Terapkan Plastik Berbayar

Salah seorang warga tang membuang sampah di pinggiran waduk Jalan Swadaya lantaran tak adanya tempat pembuangan sampah beberapa waktu lalu. (Foto-Reigan/Dok/Koransn)

Palembang, KoranSN

Guna mengurangi tingginya jumlah sampah dari pemukiman masyarakat, Dinas Lingkunagan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang bakal menerapkan sistem sampah plastik berbayar.

Kepala DLHK Kota Palembang, Faizal Ar mengatakan, sebenarnya penerapan sistem plastik berbayar ini sudah diterapkan pada tahun 2016 lalu seharga Rp 200. Namun, dirasa belum cukup untuk mengantisipasi masyarakat yang masih membuang damoah sembarangan.

Untuk itu, lanjut Faizal, pada peringatan hari sampah yang akan dilaksanakan di Palembang pada tanggal 11 Maret 2018, pihak DLHK Palembang berencana akan kembali menerapkan sistem tersebut.

“Akan kita terus evaluasi bagaimana mencari formula guna menyadarkan masyarakat agar tidak membuang samoah sembarangan. Jadi kita akan mencoba menerapkan kembali sistem plastik berbayar tersebut seharga Rp 500 hingga Rp 1500 per plastiknya. Mudah-mudahan, dengan ini masyarakat menjadi sadar betapa pentingnya menjaga lingkungan,” ungkap Faizal.

Baca Juga :   Dakwah Melalui Media Film

Ia mengatakan, peringatan hari sampah nasional ini di fasilitasi dari pemerintah pusat. Dimana diadakan di 10 kabupaten/kota di Indonesia, sedangkan di Kota Palembang akan mengangkat tema car free day pada hari minggu nanti.

Menurutnya, pada kegiatan tersebut akan dihadiri langsung Dirjen Pengolahan Sampah, Limbah dan B3 Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Bahkan mudah-mudahan Menteri langsung yang menghadiri kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini dilakukan guna menyadarkan serta memberitahukan kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga lingkungan. Lantaran sampah ini menjadi tanggungjawab kita bersama, selain juga untuk menjaga keindahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada kegiatan tersebut, juga akan diadakan diskusi serta penimbangan sampah yang dihasilkan pada operasi semut.

“Ini semata guna menggugah masyarakat agar menjaga kebersihan,” imbuh Faizal.

Masih dikatakan Faizal, saat ini DLHK Kota Palembang mempunyai tenaga penyapu jalan yang dinamakan Pasukan Kuning sebanyak 350 orang. Sedangkan untuk truk mengangkut sampah berjumlah 103 unit. Namun yang bisa dioperasikan hanya 65 unit.

Baca Juga :   Ayahanda Kapolri Tutup Usia, Puluhan Polisi Bersiaga di Rumah Duka

Meski demikian, kata Faizal pada tahun 2018 ini pihaknya akan mendaptkan penambahan empat unit truk pengangkut sampah dari Pemerintah Kota Palembang dan kemungkinan juga akan dibantu dengan penambahan satu unit ekskavator.

“Sekali kagi kami minta tolong bagi masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan, pikirkanlah dampak kedepannya. Lantaran selain mengganggu keindahan, dampak dari masyarakat yang masih membuang sampah tersebut lebih memberatkan tugas Pasukan Kuning menyapu jalan. Bahkan untuk membersihkan sampah yang ada di jalan petugas kita sampai ada yang kehilangan nyawa. Jadi, tolonglah jaga kebersihan, karena ini untuk hidup kita bersama,” pungkasnya. (rgn)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Cegah Covid-19, Pemerintah Diminta Rapid Test Para Pedagang di Palembang

  Palembang, KoranSN Akhirnya ada pedagang tradisional yang meninggal diduga kuat karena Covid-19. Sejak awal …