Donatur Bangunkan Rumah Buruh Cuci Penghuni Eks WC Umum





Tampak rumah Tuti Herawati di Desa Anyar Kayuagung yang sedang dibangun. (Foto-Maniso/KoranSN)

Kayuagung, KoranSN

Progam pembangunan rumah milik Tuti Herawati warga Desa Anyar Kecamatan Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui program Seberkah mulai dikerjakan. Sebelumnya, Tuti yang merupakan buruh cuci menghuni di eks WC umum di desanya.

Namun berkat pertolongan para donatur yang menyalurkan sedekahnya melalui program Sebekah yang diinisiasi oleh pemerintah Kecamatan Kota Kayuagung dan komunitas pemuda Kayuagung, akhirnya keluarga tersebut bisa memiliki rumah sederhana yang layak.

Camat Kayuagung Deddy Kurniawan SSTP kemarin mengatakan, dana pembangunan rumah layak huni tersebut berasal dari bantuan para donatur melalui komunitas Seberkah Rp 7 juta, bantuan keluarga Alm. Efendi Soebrata Rp 10 juta dan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) OKI Rp 15 juta.

Baca Juga :   Ketua DPD NasDem Lubuklinggau Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

“Jadi total bantuan sebesar Rp32 juta, akan dibangunkan rumah sederhana layak huni dengan pelaksanaan pembangunan melalui gotong royong, sekarang sudah mulai dilaksanakan,”Kata Camat Kita Kayuagung, Dedi Kurniawan.

Menurutnya, program ini merupakan salah satu cara untuk membantu masyarakat agar memiliki rumah yang layak sehingga bisa ditempati, saat ini sudah beberapa desa yang telah dilaksanakan program seberkah seperti Celikah, Srigeni Baru dan Desa Anyar.

“Sebenarnya Komunitas Seberkah hanya menghimpun saja, namun semua itu berasal dari para donatur yang memberikan sedekah, semoga ini menjadi ladang ibadah bagi para donatur,”katanya.

Baca Juga :   225 SPBU di Sumbagsel Sudah Terdigitalisasi

Dalam kesempatan tersebut atas nama Tuti Herawati dan Kepala Desa Anyar Andi Chandra, pihaknya menghaturkan terima kasih kepada para donatur, dan pihaknya masih tetap menantikan jika masih ada donatur yang ingin menyampaikan bantuannya. (iso)





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

5 Desa di OKI Sepakat Jadi Bagian Tim Mitigasi Cegah Konflik Gajah dan Manusia

Kayuagung, KoranSN Konflik satwa gajah dan manusia kerap terjadi di Sumatera Selatan (Sumsel), khususnya di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!