Home / Gema Sriwijaya / DPRD Akan Panggil Dua Perusahaan Perkebunan Sawit

DPRD Akan Panggil Dua Perusahaan Perkebunan Sawit

PALI, KoranSN.com – Komisi III DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berencana memanggil PT Suryabumi Agro Langgang, (SAL) dan PT Golden Blosom Sumatera (GBS).

Dua perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berada di Kecamatan Abab, dan Talang Ubi, tepatnya PT GBS di Desa Perambatan dan sekitarnya, serta PT SAL Desa Simpang Tais terus menjadi sorotan warga setempat.

Ketua Komisi III, H M Ubaidillah MS, mengatakan pihaknya mendapatkan pengaduan masyarakat terhadap dua perusahaan perkebunan kelapa sawit terkait pembagian perkebunan plasma serta transparan pembayaran hasil kebun plasma warga di PT GBS.

“Banyak laporan warga setempat terkait pembagian perkebunan plasma yang tidak diterapkan oleh PT SAL,” kata Ubaidillah, didampingi Wakil Ketua Komisi III Arafik, Sekretaris Komisi III, Iip Fitriansyah, ST MT, serta anggotanya, Cecep, Edi Eka, Soemarjono dan Basuki Rahmad, ketika dijumpai awak media di ruangan Komisi III Sekretariat DPRD Kabupaten PALI, Selasa (12/5).

Baca Juga :   7 Warga Sumsel Jadi Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air

Lanjut Ubaidillah, pertengahan bulan ini akan memanggil warga setempat serta kedua perusahaan tersebut untuk di mediasi terhadap pengaduan masyarakat.

“Terlebih dahulu kita akan mengkaji izin kedua perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut, terlepas PT SAL dan PT GBS masuk di Kabupaten PALI, setelah melakukan pemekaran dari Kabupaten Muaraenim,” katanya.

Sementara itu, pengaduan warga terhadap perkebunan PT GBS, yang menganggap PT GBS tidak transparan dalam pembayaran bagi hasil perkebunan melalui perbankan yang dibayar melalui masing-masing ATM kebun plasma warga.

Baca Juga :   Sukardi SP Terpilih Ketua KTNA Banyuasin

“Banyak warga yang mengaduh PT GBS tidak transparan dalam pembayaran hasil penjual kelapa sawit perkebunan plasma, dan warga Desa Pengabuan mereka menganggap PT GBS tidak adil, dalam pembagian kebun plasma, dari jumlah 1500 Kartu Keluarga (KK), yang di Desa Pengabuan hanya 1015 KK yang dapat kebun Plasma, satu KK mendapat dua hektar,” ujar Politisi PAN ini. (ans)

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

258 Atlet Banyuasin Bertarung di Porprov XII

Banyuasin, KoranSN Sebanyak 258 atlet dari 20 cabang olahraga (Cabor) resmi dilepas Bupati Banyuasin Askolani …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.