DPRD dan Pemkab OI Setujui 28 Raperda untuk Dibahas Jadi Perda





Ketua DPRD OI, Suharto saat memimpin rapat paripurna. (Foto-SN/Herman Sawiran)

Indralaya, KoranSN

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir (OI) menggelar rapat paripurna dalam rangka penetapan program pembentukan Perda Kabupaten OI tahun anggaran 2021, di Ruang Rapat Paripurna DPRD OI Tanjung Senai, Senin (18/1/2021).

Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Ogan Ilir Soeharto dan dihadiri anggota DPRD lainnya, sedangkan dari eksekutif hadir Sekda OI, Badrun Priyanto mewakili Bupati Ilyas Panji Alam.

Rapat paripurna ini juga diikuti para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur Muspida secara virtual.

Program penetapan pembentukan peraturan daerah (Perda) itu sendiri disampaikan oleh Ketua Bapemperda DPRD OI, Rahmadi Djakfar.

Adapun ke-28 Raperda tersebut, terdiri 24 Raperda usulan Pemerintah Daerah OI dan 4 Raperda merupakan inisiatif DPRD.

Adapun 24 Raperda usulan Pemkab OI, yaitu rencana induk pengembangan pariwisata daerah Kabupaten Ogan Ilir, penambahan penyertaan modal Pemkab OI pada PT. Bank Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, PDAM Tirta Ogan dan PD. (Petrogas Kabupaten Ogan Ilir).

Baca Juga :   DPRD OI Gelar Paripurna Revisi Propemperda

Selanjutnya, Raperda Desa (Pemerintahan Desa, BPD, Perangkat Desa, BUMDes), Raperda Pajak dan Retribusi Daerah, perubahan kedua atas Perda Kabupaten OI Nomor 12 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, perubahan atas Perda Nomor 19 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

Lalu, perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020, Raperda Badan Usaha Milik Daerah, Raperda Perusahaan Umum Daerah (Perumda), pendirian BUMD PT Covida Sejahtera Abadi (Perseroda), pembentukan PD Petrogas (Perseroda), perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten OI Nomor 1 tahun 2012 tentang RT RW Kabupaten Ogan Ilir.

Baca Juga :   Penyidik Harus Berani Memutuskan Bandar Atau Pengedar

Kemudian, Raperda instrumen pengendalian pemanfaatan ruang di koridor Palindra, Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022, Raperda peternakan dan kesehatan hewan, Raperda perlindungan dan pemberdayaan petani, Raperda Pesantren, perubahan atas Perda Kabupaten OI Nomor 5 tahun 2016 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3).  HALAMAN SELANJUTNYA  >>





Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Kemenkumham Sumsel Dorong Kerajinan Aluminium Didaftarkan Kekayaan Intelektual

PALI, KoranSN Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan melalui Divisi Pelayanan Hukum dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!