DPRD OKU Setujui RAPBD OKU 2019 Rp 1,5 Triliun

Bupati OKU Drs H Kuryana Azis bersama Ketua DPRD Zaflin Ipani menanda tangani kesepakatan bersama RAPBD OKU tahun 2019. (foto-ashadi/koransn.com)

Baturaja, KoranSN

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ogan Komering Ulu (OKU), memberikan persetujuan terhadap Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2019 sebesar Rp 1,5 triliun lebih yang dikuatkan dalam rapat paripurna mendengarkan pendapat akhir fraksi-fraksi hingga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Ketua DPRD OKU Zaflin Ipani, SE dan Bupati OKU Drs H Kuryana Azis di Ruang Sidang Paripurna DPRD OKU di Baturaja, Kamis (29/11/2018).

Pembahasan RAPBD OKU tahun 2019 yang sudah digelar secara maraton sejak akhir Oktober lalu, akhirnya rampung melalui keputusan rapat paripurna, hingga tahap selanjutnya hasil keputusan ini diajukan ke Pemprov Sumsel guna dilakukan koreksi untuk diterbitkan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati OKU.

Ketua DPRD OKU Zaflin Ipnai, SE yang menjadi pimpinan sidang mengatakan, pembahasan RAPBD yang dilakukan dalam waktu terbatas, cukup menyita tenaga dan pikiran para legislator, mengingat akhir November pembahasan harus sudah selesai di ketok palu untuk di ajukan koreksi ke Gubernur Sumsel.

Baca Juga :   OKU Target Adipura Kencana Meski Terasa Berat

Diakui Zaflin, walau kurun waktu yang terbatas, tapi dewan bersama-sama dengan eksekutif sebagai mitra kerja, selalu sepemaham dalam membahas masing-masing mata pasal anggaran, meski sebelumnya harus terjadi perdebatan yang tak lain untuk mencari jalan terbaik dalam pemanfaatan keuangan daerah yang mendahulukan skala prioritas, efektif dan efesien, hingga berpihak pada kepentingan publik sekaligus kepentingan seluruh rakyat OKU.

“Karena itulah atas nama seluruh anggota DPRD OKU, saya menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah dan seluruh rakyat OKU yang aspirasinya belum sempat terealisasi pada tahun anggaran ini, sebab keterbatasan keuangan daerah tentu memaksa kita untuk menempatkan pembangunan yang lebih mendesak, lalu merencanakan penganggaran yang tertunda untuk direlisasikan tahun mendatang,” kata Zaplin.

Ketua DPRD dan Bupati OKU berjabat tangan usai pengesahan RAPBD.

Sementara, melalui juru bicara fraksi di DPRD OKU menuturkan, jumlah pendapatan Kabupaten OKU tahun 2019 sebesar Rp 1.426.911.951.826, jumlah ini masih sangat ketergantungan dengan tranfer pemerintah pusat, hingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih perlu digali oleh masing masing OPD, sampai sekecil apapaun potensi yang bisa di hasilkan, untuk menopang pembiayaan program daerah,” bebernya .

Baca Juga :   OKI Satu-satunya di Sumsel Peraih WTP dari Presiden

Bupati OKU Drs Kuryana Azis mengaku bangga, dengan ungkapan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota dewan, yang sudah melakukan pembahasan RAPBD OKU tahun 2019 yang bisa selesai tepat waktu.

“Tanpa keseriusan para anggota dewan, sudah barang tentu pembahasan RAPBD ini belum akan tuntas, hingga kebersamaan antara eksekutif dan legislatif ini akan menghasilkan yang terbaik untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat OKU,” kata Bupati Kuryana. (had/adv)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Herman Deru Ajak Santri Manfaatkan Teknologi Syiarkan Islam

GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru meminta para santri di Sumsel meningkatkan kemapuannya dibidang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.