Dr Hj Sri Sulastri: Kejati Sumsel Harus Segera Umumkan Perkara Dugaan Korupsi Rugikan Negara Rp 1,3 Triliun

Dr.Hj.Sri Sulastri, SH.,M.Hum saat diwawancarai wartawan. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Pengamat Hukum Sumsel, Dr Hj Sri Sulastri SH MHum, Minggu (11/2/2024) mengatakan, Kejati Sumsel harusnya segera mengumumkan nama perkara dugaan kasus korupsi yang kerugian negaranya mencapai Rp 1,3 triliun yang kini prosesnya sudah tahap penyidikan.

Sebab menurut Sri Sulastri, informasi perkara yang sudah tahap penyidikan merupakan hak masyarakat.

“Kalau perkaranya sudah tahap penyidikan tidak perlu dirahasikan karena itu sudah hak publik, jadi kita harapkan Kejati Sumsel dapat segera mengumumkan nama perkara dugaan korupsi yang rugikan negara Rp 1,3 triliun tersebut,” terangnya.

Baca Juga :   Jaksa Teliti Prosedur Penganggaran Dana Hibah Masjid Sriwijaya di DPRD

Masih dikatakannnya, untuk perkara yang dinaikan dari penyelidikan ke tahap penyidikan telah ada dua alat bukti yang didapatkan.

“Berbeda kalau masih tahap penyelidikan, dimana Penyidik masih melakukan puldata dan pulbaket hingga tidak bisa disampaikan ke masyarakat. Tapi kalau sudah naik penyidikan, artinya sudah didapatkan dua alat buktinya. Makanya perkaranya mesti diumumkan kepada masyarakat,” paparnya.

Dilanjutkannya, perkara tersebut mesti diumumkan karena dana yang diduga dikorupsi merupakan uang rakyat.

“Jadi tidak boleh perkara yang sudah tahap penyidikan disembunyikan, sampaikan ke masyarakat informasinya karena itu hak masyarakat Sumsel,” tandasnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Bakal Ada Tersangka Baru di Kasus OTT Banyuasin



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Polda Sumsel Musnahkan 108,9 Kg Sabu dan 134.423 Butir Ekstasi

Palembang, KoranSN Aparat Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memusnahkan 108,9 kilogram sabu dan 134.423 butir pil …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!