Dua KPP Lelang Barang Sitaan Pajak

barang sitaan pajak. (foto-ist)

Palembang, koranSN

Pada Rabu(29/3/2017) Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama yang berada di wilayah Kantor Wilayah  DJP  Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung yaitu KPP Pratama Sekayu dan KPP Pratama Baturaja telah melakukan kegiatan lelang terhadap barang sitaan pajak. Dalam hal ini KPP melalui perantara Kantor  Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palembang telah melakukan Lelang Tertutup (Closed Bidding). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan “Sita Serentak” yang telah dilaksanakan sebelumnya di bulan Februari 2017 yang merupakan salah satu langkah penegakan hukum perpajakan untuk tahun 2017.

Plh Kepala Kantor, Richard Burton menjelaskan, sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 19 Tahun 2000 tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa, bahwa lelang adalah salah satu tahapan dalam Penagihan Aktif  yang dilakukan dengan menjual barang dimuka umum dimana  penawaran harga dilakukan secara lisan dan atau tertulis melalui usaha pengumpulan peminat atau calon pembeli. Adapun barang sitaan yang telah dilelang oleh KPP Pratama Sekayu yaitu 2 unit Kendaraan Roda Dua, sedangkan KPP Pratama Baturaja akan melelang 1 unit Kendaraan Roda Empat. Dengan telah ditentukannya pemenang lelang atas barang sitaan tersebut maka lelang telah dinyatakan selesai, dan untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi KPP setempat.

Baca Juga :   PT Semen Baturaja Terbitkan MTN Rp 400 Miliar

Dijelaskannya, Kanwil DJP Sumsel dan Babel  terus melakukan kegiatan penegakan hukum untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat Wajib Pajak. Selain itu kegiatan ini juga diharapkan akan menyadarkan Wajib Pajak lainnya terhadap pemenuhan kewajiban perpajakannya. Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban perpajakan akan memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap penerimaan pajak.

Sementara itu Kepala Kanwil DJP Sumsel & Babel, M. Ismiransyah M. Zain mengingatkan semua pengusaha baik Orang Pribadi dan Badan Usaha yang telah mempunyai NPWP HARUS melaporkan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2016  (diperpanjang sampai dengan 21 April 2017) dan/atau Badan Tahun Pajak 2016 (paling lambat 30 April 2017). “Dengan semakin membaiknya perekonomian di Sumatera Selatan dan Kep. Bangka Belitung, maka dihimbau kepada Wajib Pajak untuk meningkatkan pembayaran pajak,” tutupnya. (ima)

Baca Juga :   Yamaha Mio S Sasar Wanita Muda
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Rupiah Ditutup Menguat, Dekati Level Psikologis Rp14.000 Per Dolar AS

Jakarta, KoranSN Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat sore (15/1/2021) …