Dua Pemuda DPO Akhirnya Diamankan Petugas







Kedua tersangka saat diamankan pihak kepolisian. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Meski sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Talang Ubi, dua Pemuda yakni; ‘AN’ (18), warga Talang Tumbur Kelurahan Talang Ubi Selatan dan Deri Ishar Apriadi (19), warga Talang Ojan Kelurahan Talang Ubi Utara PALI berhasil diamankan petugas ke Mapolsek Talang Ubi.

Kedua pemuda yang menjadi DPO sejak Febuari 2018 lalu ini harus mempertanggungjawabkan tindakan kriminal, yakni pencurian dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap korbannya ‘KAA’ (14) seorang pelajar yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), dengan dasar laporan LP/B/39/II/2018/SUMSEL/RES M ENIM/SEK TL UBI tanggal 17 Februari 2018.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut bermula pada hari, Sabtu (17/2/2018) pukul 19.15 WIB, saat itu korban bersama dengan temannya sedang berada di pasar malam Lapangan Ampera Kelurahan Talang Ubi, pada saat korban sedang berjalan tiba-tiba datang kedua tersangka dan langsung mencekik leher korban serta memaksa meminta handphone (HP) milik korban lalu korban merontak dan pelaku langsung mengambil handphone yang ada di dalam saku celana korban, kemudian kedua pelaku langsung pergi.

“Pada Jumat sore (7/9/2018) sekira pukul 19.45 WIB, Tim Elang mendapat informasi bahwa pelaku ‘AN’ sedang berada di Kebun Sayur, berdasarkan laporan tersebut Tim Elang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Talang Ubi Ipda Nasron Junaidi SH langsung menuju ke Kebun Sayur dan langsung melakukan penangkapan pelaku. Setelah dilakukan penangkapan kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku satunya yaitu Deri di rumahnya di Talang Ojan, serta barang bukti yang telah dijual kedua pelaku. Selanjutnya kedua pelaku beserta barang bukti langsung kita bawa ke Mapolsek untuk penyelidikan,” jelas Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono SH SIK MH, melalui Lakhar Kapolsek Talang Ubi, IPTU Roni Hermawan, Senin (10/9/2018).

Baca Juga :   Warga Gunung Megang Lahat Meregang Nyawa di Pesta Orgen Tunggal

Lebih lanjut, Lakhar Kapolsek menjelaskan, bahwa kedua pelaku telah diamankan beserta barang bukti, dan akan dikenakan Pasal 365 KUHP.

“Keduanya kita kenakan dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman paling lama sembilan tahun penjara,” tambahnya.

Sementara, dari pengakuan salah satu pelaku Ari dirinya yang mencekik dan meminta handpone korban. Dan selanjutnya menjual HP korban dengan harga Rp 280.000.

“Uangnya kami bagi dua untuk foya-foya,” aku pelaku di hadapan petugas. (ans)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Gakkum KLHK dan Bakamla Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal

Makassar, KoranSN Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sulawesi bersinergi …

error: Content is protected !!