Dua Perampok Sopir Mobil Sales Rokok Ditangkap

BARANG BUKTI-Kapolda Sumsel,Irjen Pol Agung Budi Maryoto memperlihatkan barang bukti senjata api rakitan (foto kiri). tampak juga sejumlah tersangka yang dihadirkan dalam gelar tersangka di Mapolda Sumsel yang diantaranya tersangka Hasbi Arbi dan edi .perampok sopir mobil sales rpkok di Empat Lawang. foto-dedy/koransn.

Palembang,koranSN
Hasbi Arbi (44), warga Jalan Patimura RT 04 Kelurahan Mesat Kecamatan Lubuk Linggau Timur dan rekannya Edi (33), warga Lubuk Durian Gang Baru Kuning RT 02 Kelurahan Watas Kota Lubuk Linggau, dua perampok sadis yang menewaskan sopir mobil sales rokok, Trisno Hadi (38), Senin (17/4/2017) ditangkap Tim Khusus (Timsus) Polda Sumsel bersama Polres Empat Lawang.

Diketahui, aksi perampokan yang terjadi di Desa Muara Saling Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang pada Selasa 21 Maret 2017 lalu ini juga membuat rekan korban, Hermanto (47) yang tak lain sales rokok terluka tembak di bagian tangannya. Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Selasa (18/4) mengatakan, tersangka Hasbi Arbi dan Edi merupakan dua tersangka dari enam pelaku perampokan terhadap sopir mobil dan sales rokok di Empat Lawang. Dimana dalam perampokan tersebut membuat sopir mobil sales rokok tewas setelah ditembak pelaku.

“Dari enam pelaku, baru dua tersangka yang tertangkap. Untuk empat tersangka lainnya masih dalam pengejaran oleh anggota Timsus di lapangan. Aksi kawanan perampokan tersebut sadis, karena  kepala korban ditembak hingga membuat korban tewas di lokasi kejadian. Sementara untuk sales rokoknya ditembak di tangannya,” ujar Kapolda.

Masih dikatakan Kapolda, dengan telah ditangkapnya kedua tersangka maka pihaknya saat ini telah mengetahui identitas pelaku lainnya yang belum tertangkap. Dari itulah dirinya selaku Kapolda menghimbau agar para pelaku dengan segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas.  “Jadi yang belum tertangkap, kita himbau agar menyerahkan diri. Kalau tidak maka kita akan terus mengejar dan jika mereka melawan tentunya kita akan lakukan tindakan hukum yang lebih tegas,” ungkap Kapolda.

Baca Juga :   KPK Panggil Sembilan Saksi Kasus Suap Pengurusan DAK Kota Dumai

Lebih jauh dikatakan Kapolda, selain menangkap kedua tersangka, Timsus Polda Sumsel juga telah menangkap seorang perampok bersenjata api yang  beraksi di kawasan Gelumbang Muara Enim. Tersangka tersebut yakni, Susanto alias Keriting (33) warga Desa Beringin Jaya Kecamatan Masuji Makmur Kabupaten OKU.

“Bahkan dalam satu minggu belakangan ini Timsus Polda Sumsel juga menangkap tersangka Nanang (33), warga Lubuk Lubuk Linggau karena memiliki senjata api rakitan jenis revlover. Bukan hanya itu, Timsus juga menangkap dua jambret yakni, Jauhari alias Kiyai dan M Ali Nando. Kedua tersangka ini telah menjambret korbannya yang merupakan penumpang salah satu ojek online saat korban di Jalan RE Martadinata Palembang,” jelas Kapolda.

Lebih jauh dikatakan Kapolda, dengan terungkapnya sejumlah kasus tersebut maka pihaknya tetap akan terus melakukan penyelidikan guna mengungkap perkara kejahatan yang lainnya. Bahkan dalam penegakan hukum, tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku kejahatan terutama kejahatan dengan kekerasan terus dilakukan Polda Sumsel dan jajaran.

“Seperti baru-baru ini, tersangka Gustialdo yang memiliki 20 laporan polisi aksi kejahatan telah tewas tertembak oleh anggota setelah baku tembak di kawasan Gandus. Jadi untuk pelaku kejahatan yang melakukan perlawanan, tentunya akan tetap kita lakukan tindakan tegas dan terukur,” tandas Kapolda.

Sementara Hasbi Arbi, salah satu tersangka perampokan sadis terhadap sopir mobil dan sales rokok di Empat Lawang mengungkapkan, dalam aksi perampokan tersebut dirinya hanya menembak tangan korban yang merupakan sales rokok. Sedangkan rekannya ‘UJ’ yang menembak kepala sopir mobil sales rokok.    “Perampokan itu kami lakukan orang enam, jadi selain saya dan Edi masih ada empat teman kami yang belum tertangkap. Mereka yakni, ‘UJ’, ‘DUL’ AGS’ dan ‘BOW’. Kalau untuk otak perampokan tersebut yakni ‘UJ’, sebab saya melakukan perampokan tersebut setelah diajak oleh ‘UJ’,” ujarnya.

Baca Juga :   Narkoba Jenis Baru Diungkap Polda Sumsel, Pil yang Mengandung Ekstasi & Ganja

Diberitakan sebelumnya, perampokan sadis tersebut terjadi saat korban Trisno Hadi dan rekannya Hermanto hendak menawarkan rokok yang dibawa mereka ke salah satu warung di Desa Muara Saling. Namun disaat kedua koran turun dari mobil, tiba-tiba datang enam orang pelaku mengendarai dua unit sepeda motor dan memakai topi serta penutup wajah. Saat itulah para pelaku merampok korban    dengan menodongkan senjata api.  Akibatnya, korban Trisno Hadi tewas di lokasi kejadian setelah kepalanya ditembak pelaku sedangkan rekannya Hermanto mengalami luka tembak di tangannya. Sementara kawanan perampok berhasil membawa uang hasil penjualan rokok yang berada di korban senilai Rp 35 juta. (ded/foy)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

KPK Kembali Panggil Komisaris PT RPI Terkait Suap Pengadaan Bansos

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (1/3/2021) kembali memanggil Komisaris PT Rajawali Parama Indonesia …