2 Perampok Toko Emas di Muara Enim Terus Diburu





Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. (foto-humas polda sumsel)

Palembang, KoranSN

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menegaskan hingga saat ini pihak kepolisian dari Polres Muara Enim diback-up tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel masih memburu dua pelaku kasus perampokan di Toko Gelumbang Jaya dan Toko Permata, yang berlokasi di Pasar Pagi Gelumbang Muara Enim.

Dari itu Kapolda menghimbau kepada kedua pelaku yang melarikan diri tersebut agar dengan segera menyerahkan diri sebelum tertangkap oleh anggota kepolisian.

“Para pelaku ini berjumlah empat orang, mereka melakukan aksi perampokan menggunakan senjata api rakitan. Usai merampok, dua pelaku berhasil diamankan sementara dua pelaku lainnya melarikan diri dan hingga kini keduanya masih kami kejar,” ungkap Kapolda.

Dijelaskan Kapolda, jika dirinya sudah berkomitmen akan menyikat habis para pelaku kejahatan dan kekerasan seperti para pelaku perampok toko emas di Gelumbang Muara Enim tersebut.

“Saya telah komitmen untuk pelaku kejahatan dan kekerasan di Sumsel, kami sikat. Jadi saya himbau untuk dua perampok yang belum tertangkap segera menyerahkan diri. Sedangkan untuk anggota yang melakukan pengejaran, tangkap kedua pelaku hidup atau mati,” tandas Kapolda.

Diberitakan sebelumnya, dua toko emas di Pasar Pagi Gelumbang Muara Enim yakni; Toko Gelumbang Jaya milik Purwanto dan Toko Permata milik Zainaal, Kamis pagi (11/1/2018) disatroni empat pelaku perampok menggunakan senjata api yang datang dengan mengendarai dua sepeda motor.

Baca Juga :   Timsus Terus Buru Pelaku Begal di Sumsel

Dari kejadian tersebut, perampok berhasil membawa kabur 9 Kg emas. Aksi perampokan ini membuat heboh masyarakat di kawasan Pasar Pagi Gelumbang sehingga saat para pelaku hendak melarikan diri usai melancarkan aksi, dua pelaku terjatuh dari sepeda motor hingga tertangkap warga.

Kedua pelaku tersebut yakni; Sudikdo warga Purwokerto dan Refi warga Pendopo Empat Lawang. Dari kedua pelaku, salah satunya yakni Sudikdo yang berperan mengendarai sepeda motor tewas usai menjadi amukan warga. Sementara dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor dengan membawa hasil rampokan. Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengejaran.

Terkait aksi kawanan perampok tersebut membuat Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara geram. Untuk itu Jenderal Bintang Dua ini memerintahkan anggotanya menangkap kedua pelaku yang belum tertangkap hidup atau mati.

“Jatanras Polda Sumsel kami turunkan untuk membantu Polres Muara Enim mengejar dan menangkap dua pelaku yang belum tertangkap. Dalam pengejaran ini, tangkap hidup atau mati kedua pelaku itu. Sedangkan dua pelaku lainnya telah diamankan usai tertangkap warga,” tegas Kapolda.

Baca Juga :   Lengkapi Berkas Penyidikan Mukti & Ahmad Nasuhi, Kejati Agendakan Panggil Kembali Para Saksi

Kapolda sangat menyayangkan di Sumsel masih ada aksi kejahatan perampokan bersenjata api. Padahal pihak kepolisian sebelumnya telah melakukan berbagai operasi atau razia diantaranya, operasi senjata api ilegal.

“Untuk itu kami selalu ikhtiar dengan keras menindak tegas para pelaku kejahatan dan kekerasan ini. Para pelakunya, kami libas kami sikat,” ujarnya.

Lanjut Kapolda, dari aksi perampokan toko emas tersebut, pihak kepolisian saat ini telah mendapatkan sejumlah barang bukti diantaranya, peralatan yang digunakan empat pelaku untuk merampok.

“Selain itu polisi juga mengamankan satu senjata api rakitan dari dua pelaku yang tertangkap warga,” pungkasnya. (ded/foy)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Pengedar Sabu di Lahat Dibekuk

Lahat, KoranSN Slogan selamatkan anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan Narkoba membuat Satres Narkoba Polres Lahat …