Dua Speedboat Tabrakan di Sungai Musi, 2 Penumpang Tewas 2 Hilang



Tampak tim Basarnas sedang melakukan pencarian terhadap dua penumpang yang hilang. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kecelakaan di perairan antara speedboat 200 PK Merk Rahendri Putra yang bermuatan 28 penumpang dengan speedboat 40 PK Merk Lima Putra yang bermuatan 6 orang terjadi, Rabu (30/5/2018) pukul 09.00 WIB di Sungai Musi tepat di dekat Jembatan Ampera Palembang.

Akibat kecelakaan itu, dua penumpang Speedboat Rahendri Putra tewas, dan dua penumpang lainnya dinyatakan hilang. Sementara para penumpang Speedboat Lima Putra semuanya berhasil selamat.

Dari data pihak kepolisian, dua korban yang tewas yakni; pasangan suami isteri Sumali (48) dan Sukatmi (47), warga Desa Rejo Sari Jalur 14 SP 11 Kecamatan Muara Sugihan Banyuasin. Sementara dua korban yang dinyatakan hilang yakni, pasangan suami isteri, H Abdul Hamid (48) dan Hj Zubaidah (42) warga Desa Marga Rukun SP 5 Kecamatan Muara Sugian Banyuasin.

Direktur Polair Polda Sumsel, Kombes Pol Imam Thobrani mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi bermula saat Speedboat Rahendri Putra yang diserangi oleh Rahmat Herdiansyah (29), sekitar pukul 06.00 WIB berangkat dari Jalur 14 Muara Sujian Banyuasin menuju Palembang dengan muatan 28 penumpang. Kemudian sekitar pukul 09.00 WIB speedboat tersebut tiba di dermaga 16 Ilir Palembang, lalu menurunkan sebagian penumpang. Setelah itu, speedboat kembali berlayar ke Dermaga 10 Ulu untuk mengantarkan penumpang lainnya.

Baca Juga :   Kecanduan Ekstasi, Sugiarto Nekad Curi Uang Ibu Kandung

“Dari 10 Ulu kemudian Speedboat Rahendri Putra berlayar kembali untuk mengantarkan penumpang di kawasan dermaga BKB dengan melewati bawah Jembatan Ampera. Taklama kemudian datang Speedboat Lima Putra yang diserangi oleh Dumiati (46), membawa 6 penumpang dari arah yang sama dan hendak mendahuli Speedboat Rahendri Putra yang saat itu berada di depan. Ketika hendak mendahuli tersebutlah, dari arah samping kedua speedboat ini bertabrakan hingga membuat Speedboat Rahendri Putra dan Speedboat Lima Putra terbalik,” katanya.

Masih dikatakannya, atas kecelakaan tersebut dua orang penumpang Speedboat Rahendri Putra meninggal dunia dan dua orang lagi dinyatakan hilang. Sedangkan untuk semua penumpang dari Speedboat Lima Putra selamat.

“Dengan adanya kecelakaan tersebut, kami sudah mengamankan serang dari Speedboat Rahendri Putra dan Speedboat Lima Putra beserta kernet masih-masing speedboat di Mako Ditpolair Polda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan. Saat ini penyidik masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan kedua speedboat tersebut,” tegasnya.

Baca Juga :   Pencurian di Masjid Agung Kembali Terjadi, Kerugian Berkisar Rp 20 juta

Pantauan di lapangan, petugas kepolisian dari Polair dan Basarnas Palembang langsung mengevakuasi para korban ke Rumah Sakit AK Gani Palembang. Sementara untuk dua speedboat yang mengalami kecelakaan diamankan pihak kepolisian di Mako Sat Polair Polresta Palembang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Barang bukti berupa dua speedboat yang mengalami kecelakaan kami amankan di Boombaru yakni di Mako Sat Polair Polresta Palembang. Sementara untuk kedua serang dan kernetnya kami amankan di Mako Ditpolair Polda Sumsel guna dilakukan pemeriksaan. Jadi kasus ini masih kami selidiki,” tegas Kasubdit Gakkum Dit Polair Polda Sumsel, AKBP Zahrul Bawadi. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Sok Jagoan, Ancam Tetangga Pakai Pistol Dedi Dijebloskan ke Balik Jeruji Besi

Palembang, KoranSN Akibat berlagak sok jagoan, mengancam seorang wanita yang masih tetangga sendiri menggunakan pistol …