Dua Spesialis Curanmor Dilumpuhkan





Tersangka Aan dan Reza saat diamankan di Polda Sumsel. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Aan Markanto (25) dan Reza Nopian (22), spesialis pencuri sepeda motor (Curanmor) dilumpuhkan kedua kakinya dengan timah panas aparat kepolisian Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel lantaran melakukan perlawanan saat ditangkap.

Kedua tersangka yang tercatat sebagai warga Desa Hulak Kembahang Kecamatan Pemulutan Ogan Ilir ini ditangkap atas aksi Curanmor yang dilakukan keduanya di kediaman korbannya, di Jalan Puncak Sekuning Kecamatan IB I Palembang pada Senin 9 April 2018 lalu.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Yoga Baskara, Rabu (1/8/2018) mengatakan, tersangka ditangkap, Senin 23 Juli 2018 lalu di Jalan Pelambang-Indralaya, setelah petugas kepolisian melakukan penyelidikan dan mendapati informasi jika kedua tersangka hendak menjual sepeda motor hasil curian.

“Saat dilakukan penyergapan oleh Tim Unit II Jatarans, kedua tersangka ini berlari terpisah sehingga tim berpencar melakukan pengejaran. Untuk tersangka Aan, saat terkepung oleh anggota melakukan perlawanan, bahkan Aan mencabut pisau dari pinggangnya dan sempat bergulat dengan salah satu anggota hingga anggota terpaksa melumpuhkan kaki tersangka dengan tembakan. Begitu juga untuk tersangka Reza, saat akan ditangkap juga melawan hingga tersangka kami lumpuhkan,” katanya saat gelar ungkap kasus di Mapolda Sumsel.

Baca Juga :   Kejari Karawang Tetapkan Mantan Pejabat Distan Tersangka Korupsi DAK

Masih dikatakan Yoga, setelah ditangkap selanjutnya kedua tersangka dibawa ke Mapolda Sumsel guna dilakukan pemeriksaan. Hasilnya, kedua tersangka mengaku baru satu kali melakukan Curanmor.

“Namun, kami tidak percaya begitu saja. Sebab namanya tersangka jika tertangkap pasti ngakunya baru satu kali melakukan kejahatan. Dari itu kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap aksi kejahatan lainnya yang dilakukan kedua tersangka ini,” jelasnya.

Lanjut Yoga, dari penangkapan kedua tersangk pihaknya mengamankan barang bukti dua unit sepeda motor hasil curian kedua tersangka serta sebilah senjata tajam yang digunakan tersangka Aan melakukan perlawanan saat ditangkap.

“Kini kedua tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polda Sumsel. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP,” tandasnya.

Baca Juga :   KPK Panggil Saksi Untuk Taufik Agustono Terkait Kasus Bidang Pelayaran

Sementara tersangka Aan Markanto mengatakan, jika dirinya bersama tersangka Reza baru pertama kali melakukan Curanmor. Dimana dalam melancarkan pencurian sepeda motor dirinya berperan merusak kunci stang dengan kunci T, sementara rekannya tersangka Reza mengamati situasi di sekitar lokasi.

“Hanya satu menit saya dapat membawa kabur motor korban. Saya bisa mencuri motor dengan kunci setalah belajar dengan teman. Untuk motor yang kami curi itu rencananya satu motornya mau dijual seharga Rp 4 juta. Namun belum sempat terjual kami keburu tertangkap polisi,” ungkap Ann sembari meringis kesakitan atas luka tembak di kedua kakinya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Pengedar Sabu di Lahat Dibekuk

Lahat, KoranSN Slogan selamatkan anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan Narkoba membuat Satres Narkoba Polres Lahat …