Dua Tersangka Pembobol ATM Dibekuk









Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono SIK MH Menunjukkan Barang Bukti Hasil Ungkap Kasus Dari Tersangka Curat ATM Lintas Kabupaten/kota. (Foto-Asnadi/Koransn)

Pagaralam, KoranSN

Kepolisian Resor (Polres) Pagaralam berhasil mengamankan dua tersangka pencurian dengan pemberatan (Curat ) ATM yang beraksi di lintas kabupaten/kota di Sumsel.

Keduanya saat ini diamankan di Mapolres Pagaralam untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap kasus yang sama di berbagai tempat.

Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono SIK MH didampingi Waka Polres Kompol Heru Kuncahyo SE dan Kasat Reskrim AKP Deli Haris SH mengatakan, modus yang dilakukan tersangka dengan menyelipkan plastik berbahan mika di lubang ATM tersebut dibekuk di Kota Palembang.

Tersangka atas nama Muhlisin alias Capung (34) yang bekerja sebagai buruh dan Agus (38) seorang oknum PNS, keduanya merupakan warga Kabupaten OKU Selatan.

“Kedua bukan warga Kota Pagaralam, akan tetapi telah melakukan aksi pencurian kartu ATM di Pagaralam. Modusnya, mereka berdua terlebih dahulu telah memasang nomor call center di mesin ATM dan telah memasang plastik mika di lubang masuk kartu ATM beserta penjepit. Setelah target masuk ingin melakukan transaksi, ada seorang mengikutinya dan ketika kartu ATM tersangkut, seorang tersebut berpura-pura membantu dan menganjurkan korban menelpon ke nomor call center, yang tidak lain merupakan rekan tersangka, setelah menelpon, korban dimintai password ATM dan rekan yang di ATM mengambil kartu korban,” kata dia, Jumat (3/10/2017).

Lanjut Dwi, korban atas nama Istiawan pada Minggu 15 Oktober 2017 sekitar pukul 10.00 WIB mengambil uang di ATM Mini Market, namun ATM miliknya tersangkut dan langsung menelpon nonor call center palsu yang sudah dipasang oleh tersangka.

Baca Juga :   Oknum Polisi Ditangkap BNNP Bengkulu

“Setelah dapat semuanya, tersangka melakukan transaksi transfer dari ATM korban ke ATM salah satu pelaku, sehingga uang di ATM korban habis dikuras, akibatnya korban mengalami kerugian sebesar Rp13.536.000,” tutur dia.

Dwi menambahkan, bahwa tersangka telah melakukan aksi di Kota Pagaralam, Palembang dan Prabumulih. Namun naas, tersangka berhasil diamankan di rumahnya setelah polisi mengetahui identitas dan wajah pelaku dari rekaman CCTV.

“Bersama tersangka turut diamankan barang bukti berupa, 1 unit sepeda motor, 1 unit handphone, satu buah buku tabungan, 1 lembar stiker call center palsu, 1 buah flashdisk berisi rekaman CCTV dan 6 lembar kerta slip ATM dan kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara,” ungkapnya. (asn)











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Polres OKU Patroli di Objek Wisata Goa Putri

Ogan Komering Ulu, KoranSN Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (OKU) melakukan patroli di objek wisata …

error: Content is protected !!