Dua Warga Gunung Kidul Kembali Dinyatakan Positif Antraks



Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta Kelik Yuniantoro. (foto-antaranews)

Gunung Kidul, KoranSN

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyatakan sebanyak dua warga di Kecamatan Semanu dan Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali dinyatakan positif antraks, sehingga menambah daftar jumlah warga terkena antraks menjadi 30 orang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunung Kidul Kelik Yuniantoro di Gunung Kidul, Selasa, mengatakan hari ini, Dinas Kesehatan melaporkan dalam rapat koordinasi bahwa total jumlah Gunung Kidul yang positif antraks sebanyak 30 orang.

“Berdasarkan laporan Dinkes, dua warga positif antraks merupakan warga Kecamatan Semanu dan Saptosari yang berprofesi sebagai petani dan jagal,” kata Kelik.

Baca Juga :   Belum ada Obat Herbal Indonesia untuk Lawan COVID-19

Ia mengatakan berdasarkan analisa sementara dari Dinkes, keduanya terpapar penyakit yang berasal dari bakteri Bacillus anthracis, saat mengelola pupuk kandang.

“Saat ini, Dinkes dan OPD terkait sedang mencari riwayatnya bisa kena (antraks). Untuk yang positif Semin kemarin karena banyak berinteraksi dengan sapi, profesinya sebagai tukang jagal,” katanya.

Namun demikian, Kelik memastikan bahwa 30 warga yang dinyatakan positif antraks, kondisi kesehatanya sudah membaik. Ia juga mengimbau warga selalu perilaku hidup sehat.

“Kalau di kandang seharusnya memakai sepatu bot, kaos tangan dan harus lebih berhati-hati,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunung Kidul dr Dewi Irawati, M.Kes mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan 2 x 60 hari di lokasi pertama yakni Dusun Ngrejek Timur sejak 28 Desember 2019 lalu.

Baca Juga :   Gabungan Asosiasi Kedokteran Kecewa Mendalam pada Menkes

“Di kecamatan karena baru, mulai awal lagi, dan pemantauan lingkungan 2 X 60 hari,” katanya.

Dewi mengatakan pihaknya tidak bisa menjelaskan lebih lanjut karena sesuai instruksi rapat koordinasi semua sudah diserahkan ke Diskominfo Gunung Kidul.

“Untuk lebih jelasnya langsung ke Kepala Dinas Kominfo,” demikian Dewi Irawati. (antara/ima)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kasus Aktif COVID-19 di Kota Kendari Tembus 1.005

Kendari, KoranSN Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Kendari, Sulawesi Tenggara mencatat kasus aktif pasien terinfeksi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.