Dubes: Vaksinasi Tidak Merata Faktor Lonjakan Kasus COVID-19 Eropa



Tangkapan layar Dubes RI untuk Belgia merangkap Luksemburg dan Uni Eropa, Andri Hadi (kiri) dan Spesialis Mikrobiologi Klinis sekaligus Anggota Bidang Penanganan Kesehatan dan Panel Ahli Satgas Penanganan COVID-19, Budiman Bela dalam bincang-bincang bertema ” Ada Apa COVID-19 di Eropa?” yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (2/12/2021). (Foto/Antara)

Jakarta, KoranSN

Dubes RI untuk Belgia merangkap Luksemburg dan Uni Eropa, Andri Hadi menyampaikan bahwa vaksinasi yang tidak merata menjadi salah satu faktor terjadinya lonjakan kasus COVID-19 gelombang keempat Eropa.

Baca Juga :   Makin Berumur Ada Risiko Tak Sanggup Lagi Makan Pedas

“Ada beberapa faktor penularan, yakni vaksin yang tidak merata. Di Eropa itu umumnya sebagian besar infeksi yang terjadi kepada orang yang memang belum divaksin atau tidak mau divaksin,” ujar Andri Hadi dalam bincang-bincang bertema ” Ada Apa COVID-19 di Eropa?” yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (2/12/2021).

Ia mengemukakan, terdapat sejumlah negara di Eropa dengan vaksinasi yang tinggi seperti Malta, Portugal, Irlandia yang di atas 80 persen. Namun di sebagian Eropa, terutama Eropa Timur relatif rendah seperti Polandia, Kroasia, bahkan Bulgaria itu vaksinnya hanya 25 persen. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Menggiatkan Konsumsi Susu Nasional Untuk Gaya Hidup Sehat

Jakarta, KoranSN Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2021 melaporkan tingkat konsumsi susu per kapita …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.