Duel Maut, Kasmadi Meregang Nyawa





Ilustrasi. (foto-net)

PALI, KoranSN

Warga Talang Air Itam Desa Tanding Marga Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) digegerkan dengan kematian Kasmadi (30), warga setempat.

Kasmadi meregang nyawa setelah kalah duel dengan tersangka Hermanto (31), yang juga merupakan warga Desa Talang Air Itam.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian duel maut tersebut terjadi pada Minggu (14/7/2019) sekitar pukul 17.00 WIB, di tepian pemandian Sungai Dua, Talang Air Itam Desa Tanding Marga Kecamatan Penukal Utara.

Kejaidan ini berawal saat tersangka Hermanto menuju lokasi kejadian untuk mandi menggunakan sepeda motornya. Saat tiba disana, Hermanto yang hendak memarkirkan sepeda motornya dikejutkan kedatangan korban Kasmadi yang telah menunggunya.

Sontak, korban Kasmadi langsung melayangkan pukulan ke arah wajah tersangka, namun masih bisa ditepis tersangka Hermanto. Karena tidak tepat sasaran, korban Kasmadi langsung mencabut pisau di pinggangnya yang tidak bersarung lagi dan langsung menusuk ke arah dada tersangka Hermanto. Dan lagi-lagi keburu ditangkap olehnya, kemudian terjadi tarik menarik memperebutkan pisau itu.

Dan akhirnya, pisau itu berhasil dikuasai Hermanto yang langsung ditusukan secara membabi buta ke arah tubuh korban. Tidak menyerah begitu saja, korban langsung menendang pelaku Hermanto ke arah sungai. Disanalah, dirinya melarikan diri dengan menyebrangi sungai.

Setelah tersangka kabur, barulah korban menyadari bahwa dirinya mengalami luka tusuk senjata tajam pada bagian leher sebelah kiri, tangan sebelah kiri, bahu sebelah kiri, pinggang sebelah kiri dan dibawah ketiak sebelah kiri dengan total lima tusukan. Sehingga membuat korban berjalan meminta pertolongan, hingga akhirnya ditemukan oleh dua orang saksi yang kemudian korban langsung dibawa oleh adiknya yang bernama Rudi ke Puskesmas Tanding Marga dan dilakukan tindakan medis.

Baca Juga :   KPK Ingatkan Cakada Cermat Atas Kepentingan Donatur

Namun, korban tidak tertolong lagi dan meninggal dunia sekitar 30 menit saat dilakukan perawatan medis.

Kapolsek Penukal Utara, Iptu Roni Hermawan SH kemarin mengatakan, bahwa pihaknya telah mengamankan tersangka Hermanto tak lama pasca kejadian tersebut, setelah adanya pihak keluarga yang memberikan informasi kepihaknya.

“Barang bukti satu unit sepeda motor warna hitam tanpa plat nomor milik Hermanto yang berada di TKP. Satu lembar celana kolor warna abu-abu hijau milik tersangka. Satu buah ember berisi kelengkapan mandi milik tersangka yang juga tertinggal di sepeda motor,” tutupnya. (ans)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Vendor: Kementan Berutang Rp 1,6 Miliar Usai Penuhi Permintaan SYL

Jakarta, KoranSN Salah satu vendor di Kementerian Pertanian (Kementan), PT Haka Cipta Loka dan Haka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!