Duel Maut, Warga SU I Tewas Bersimbah Darah

TERBARING - Somat Aprizal (Tewas) ketika terbaring di RS Muhammadiyah Palembang.
Jenazah Somat Aprizal yang tewas setelah mengalami tusukan ditubuhnya

Palembang, SN

Terlibat aksi duel, salahsatu warga Kecamatan SU I, Somat Aprizal (34) tewas bersimbah darah setelah mengalami puluhan luka tusuk di sekujur tubuhnya. Duel maut tersebut terjadi, Senin (18/1) antara Somat yang tercatat sebagai warga Jalan Garuda I Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU I dengan lawannya, Hajeriadi (35) warga Jalan KH Azhari Lorong Sei Aur Kelurahan 9-10 Ulu Kecamatan SU I.

Informasi yang dihimpun Suara Nusantara, sebelum meninggal dunia, Somat sempat dilarikan keluarga dan warga sekitar ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang untuk mendapatkan pertolongan. Namun, karena luka yang dialami cukup parah, akhirnya membuat Somat harus menghembuskan nafas terakhir. Sementara Hajeriadi, setelah pertikaian sekitar 15 menit usai kejadian langsung diamankan oleh anggota Mapolsek SU I yang menerima laporan masyarakat tentang, duel maut yang terjadi.

Ditemui di Mapolsek SU I, Hajeriadi mengaku kejadian tersebut berlangsung saat ia mendengar teriakan dari tetangganya yang mengatakan ada pencuri di dalam kamar rumahnya. “Saat itu, saya sedang berada di luar rumah. Mendegar teriakan tetangga saya langsung masuk ke rumah dan mendapati dia (Somat) sedang mengacak-acak lemari kamar saya,” katanya.

Menurutnya, saat itu ia langsung menarik keluar Somat dari dalam kamarnya dan langsung memukulinya. Karena tersudut, Somat lalu kalah dalam perkelahian adu jotos dengan Hajeriadi. Kemudian Somat langsung kabur melarikan diri dari rumah Hajeriadi.”Saat dia kabur, selang beberapa menit, saya nongkrong di warung yang berada di Jalan KH Umar Kelurahan 9-10 Ulu. Karena saya merasa tak bersalah jadi saya tak takut untuk keluar rumah. Tiba-tiba, saat saya sedang ngobrol di warung, datang Somat  menghampiri saya kembali,” ungkapnya.

Baca Juga :   Suami Pukuli Isteri Karena Tak Restui Menikah Lagi

Dilanjutkannya, ketika itu Somat datang ke lokasi kejadian dengan membawa dua bilah senjata tajam (sajam) jenis pisau dan satu buah tombak. Tanpa basa-basi, Somat langsung mnyerang Hajeriadi hingga terjadilah perkelahian antara mereka berdua. Mencoba membela dri, membuat Hejeriadi merebut pisau milik Somat dan menusukkannya secara membabi buta ke arah tubuh Somat.

“Dia (korban) datang bersama rekannya. Namun saat kami berkelahi, rekannya itu berlari tak ikut membantu. Saya hanya membela diri jadi saya tusuk dia (Somat) di bagian dadanya,” jelasnya dengan rasa tak bersalah.

Sementara di temui Rumah Sakit Muhammadiyah istri Somat, Sartika Dewi (33) mengatakan, ia sama sekali tak mengetahui pasti kejadian tersebut. Namun, menurutnya, peristiwa tersebut terjadi karena adanya dendam lama antara suaminya Somat dengan Hajeriadi. “Mereka dulu memang pernah bertengkar. Tapi kalau yang ini saya tidak tahu masalahnya,” ujar ibu anak tiga ini.

Baca Juga :   Sepeda Motor Raib, Miladul Juga Alami Luka Tusukan di Kepala

Masih dikatakan Sartika, sebelum kejadian ia sempat sedikit memiliki firasat akan kepergian suaminya tersebut. Dimana, sebelum kejadian ia bermimpi jika gigi bagian atasnya patah yang diartikannya, akan kehilangan orang yang dicintai. “Awalnya saya tidak terlalu pedulikan hal itu, tapi kenyataannya memang begini,” tuturnya.

Kapolsek SU I Kompol Suhardiman mengatakan, untuk sementara motif kejadian duel maut ini masih dalam pendalaman, tapi dari hasil penyelidikan di lapangan, pihaknya mendapati barang-barang yang terkait dengan narkoba.

“Ada kemungkinan jika kejadian ini berkaitan dengan narkoba ataupun dendam lama. Masih kita dalami sedangkan untuk Pasal yang akan kita terapkan ialah Pasal 351 KUHP dan 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara atau seumur hidup,” tandasnya. (den)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Berkas Perkara Kasus Pemalsuan Surat Djoko Tjandra Dinyatakan Lengkap

Jakarta, KoranSN Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo mengatakan, berkas perkara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.