Dugaan Kasus Korupsi SERASI 2019 Terus Disidik Kejati Sumsel





Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel Mohd Radyan SH MH saat diwawancarai. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Dugaan kasus korupsi Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI) tahun 2019 yang dilaksanakan di Banyuasin terus disidik (penyidikan) oleh Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Mohd Radyan SH MH, Minggu (22/1/2023).

“Untuk dugaan kasus korupsi Program SERASI 2019 di Banyuasin terus disidik Jaksa Kejati Sumsel,” katanya.

Baca Juga :   Akhmad Najib, Tobing dan Loka Nyatakan Keberatan Atas Dakwaan JPU Kejati Sumsel

Menurutnya, penyidikan dugaan kasus korupsi Program SERASI 2019 di Banyuasin saat ini telah tahap penyidikan khusus.

“Sebab dalam perkara itu sudah ada tiga tersangka yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Diketahui, adapun tiga tersangka tersebut yakni mantan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Banyuasin Zainuddin, Sariono selaku PPK, dan Ateng Kurnia selaku Konsultan, yang ketiganya telah ditahan di Rutan Pakjo Palembang.

“Dalam penyidikan Jaksa Penyidik masih akan mengagendakan pemeriksaan para saksi guna melengkapi berkas perkara ketiga tersangka tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :   4 Jam Kejati Sumsel Cecar Tersangka Eddy Hemanto Cs di Rutan

Lanjutnya, dalam melengkapi berkas perkara ketiga tersangka sebelumnya sudah ada sejumlah saksi yang telah diperiksa oleh Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel.

“Para saksi yang sudah diperiksa ini diantaranya UPKK Gapoktan di Banyuasin,” tandasnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kejati Sumsel Tegaskan Terus Sidik Dugaan Kasus Korupsi SERASI 2019

Palembang, KoranSN Kejati Sumsel melalui Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Mohd Radyan SH MH, Jumat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!