Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya, Jaksa Jangan Hanya Berhenti di Mukti Sulaiman



Jaksa Kejati Sumsel saat membawa tersangka Mukti Sulaiman dan tersangka Ahmad Nasuhi ke mobil tahanan. (Foto-Antara)

Palembang, KoranSN

Pengamat Hukum Sumsel, Dr Sri Sulastri SH MHum, Minggu (20/6/2021) mengungkapkan, dalam penetapan tersangka baru dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya pihak kejaksaan jangan hanya berhenti di Mukti Sulaiman (mantan Sekda Pemprov Sumsel) dan Ahmad Nasuhi (mantan Plt Kepala Biro Kesra Pemprov Sumsel) saja.

Diungkapkan Sri, jika korupsi merupakan pidana berjamaah, untuk itu dari pihak pemerintah daerah selaku pembuat kebijakan tersangka baru tentunya tidak hanya didua tersangka itu saja. Sebab dirinya menilai, masih ada pihak lainnya yang mesti dicari alat bukti keterlibatannya.

Baca Juga :   Sidang Dugaan Korupsi Lahan Kuburan, KPK Sebut Johan Anuar Intervensi Pemkab OKU

“Jadi kejaksaan jangan hanya berhenti di Mukti Sulaiman dan Ahmad Nasuhi saja. Karena kan yang memiliki kebijakan membangun Masjid Sriwijaya tersebut bukan hanya di dua orang itu saja,” tegasnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Polda Masih Lakukan Pemeriksaan dan Penyelidikan Terkait Bantuan Rp 2 Triliun Akidi Tio

Palembang, KoranSN Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Senin (2/8/2021) mengatakan, Polda Sumsel masih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.