Dugaan Perselingkuhan di OKI Berakhir Berdarah

Ilustrasi. (foto-net)

Kayuagung, KoranSN

Dugaan perselingkuh yang dilakukan pria dan wanita di Kayuagung berakhir berdarah. Hal ini dialami seorang pria berusia 48 tahun warga Jambi yang bekerja di OKI.

Warga Jambi ini terkapar bersimbah darah setelah kepalanya dipukul potongan kayu gelam oleh tersangka yang merupakan suami dari istri yang diselingkuhi oleh warga Jambi tersebut.

Informasi yang dihimpun di lapangan dan kepolisian, waktu dan tempat kejadian ini terjadi, Sabtu (23/2/2019) sekira jam 04.00 WIB di salah satu rumah kontrakan di Kayuagung OKI. Dimana kontrakan tersebut disewa oleh istri tersangka.

Adapun kronologis kejadiannya, saat itu tersangka mendatangi rumah kontrakan tersebut. Saat tersangka tiba di rumah itu, tersangka memanggil-manggil istrinya dan mengintip, hingga didapati istrinya sedang bersama warga Jambi tersebut.

Baca Juga :   Ketua KPK Ingatkan Banyak Kasus Korupsi Terungkap di Tahun Politik

Setelah berupaya mengetuk pintu namun tidak dibuka oleh istrinya, hingga membuat tersangka emosi lalu mendobrak pintu rumah tersebut, dan ketika itulah tersangka langsung melihat korban berlari menuju kedapur. Selanjutnya tersangka mengambil kayu gelam lalu mengejar korban kemudian memukul korban ke arah kepala dan tubuh korban, sehingga menyebabkan korban luka berat.

“Istri pelaku langsung lari untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polres OKI. Pelaku saat ini sudah diamankan di Ruang Sat Reskrim Polres OKI untuk dimintai keterangan,” jelas Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syahputra SH SIK MM didampingi Paur Subag Humas Ipda Suhendri.

Baca Juga :   MA Diminta Segera Bentuk Tim Investigasi Usut Pihak Lain Kasus Nurhadi

Dijelaskannya, untuk korban saat ini masih dalam proses penanganan pihak RSUD Kayuagung akibat luka yang dialami. Adapun motif dari pelaku melakukan penganiayaan, karena istri pelaku mempunyai hubungan (berselingkuh) dengan korban. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

PK Kembali Panggil Dua Pegawai WIKA Kasus Jembatan Waterfront City

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu kembali memanggil dua pegawai PT Wijaya Karya (WIKA) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.