Dugaan Rencana Pembunuhan 4 Tokoh, Kivlan Zen: Saya Difitnah

Mayor Jenderal TNI Purn Kivlan Zen (tengah) saat berada di Bareskrim Polri. (foto-net/vivanews)

Jakarta, KoranSN

Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen telah menjalani agenda konfrontasi ihwal kasus dugaan rencana pembunuhan empat tokoh nasional dengan tersangka Habil Marati dan Iwan Kurniawan. Agenda konfrontasi dilakukan sejak Selasa (18/6/2019) sekira pukul 16.55 WIB hingga Rabu (19/6/2019) sekira pukul 00.15 WIB.

Seusai dikonfrontasi, mantan Kepala Staf Kostrad tersebut mengaku jika dirinya telah difitnah soal keterlibatannya dalam penerimaan dana kasus dugaan rencana pembunuhan terhadap empat pejabat tinggi negara.

Baca Juga :   Aksi TNI Gigit dan Minum Darah Ular Jadi Perhatian Dunia

“Ya, saya difitnah, saya difitnah,” kata Kivlan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/6/2019).

Kivlan selanjutnya memilih irit bicara terkait pemeriksaan kali ini. Meski begitu, ia berpendapat bahwa konfrontasi yang dilakukan tidak janggal.

“Ah enggak ada janggal,” katanya.

Seperti diketahui, Senin, 17 Juni kemarin, Kivlan juga diperiksa sebagai saksi kasus dugaan rencana pembunuhan terhadap empat pejabat tinggi negara yang menjerat tersangka Habil Marati (HM).

Pemeriksaan tersebut merupakan lanjutan dari sebelumnya pada Jumat, 14 Juni. Kivlan dicecar 23 pertanyaan selama 9 jam oleh penyidik.

Adapun, Habil ditetapkan sebagai tersangka penyandang dana dalam kasus dugaan rencana pembunuhan terhadap empat pejabat tinggi negara

Baca Juga :   Dewan Pers: RKUHP Sebaiknya Tidak Ditunda Tapi Dicabut

Habil ditangkap di rumahnya di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada 29 Mei 2019.

Sementara itu, Kivlan Zen telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal. Kivlan tengah menjalani penahanan di Rutan POM Jaya, Guntur, Jakarta Selatan. (viva.co.id)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pasien COVID-19 Sembuh Menjadi 5.877 Orang

Jakarta, KoranSN Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan hingga Selasa pukul 12.00 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.