Dulu Berkubang Lumpur, Kini Dicor Beton







Pembangunan jalan poros desa dengan cor beton di Desa Jermun Kecamatan Pampangan. (foto-maniso/koransn.com)

Kayuagung, KoranSN
Sore itu anak-anak tampak riang bermain di atas jalan poros desa bercor beton yang baru kering setelah dikerjakan warga pekan kemarin. Maklum saja, baru kali ini mereka bebas bermain di jalanan desa tanpa harus berkubang lumpur di kala hujan atau bergumul debu ketika musim panas.

Anak-anak ini berasal dari Desa Jermun Kecamatan Pampangan, salah satu desa terpencil di Kabupaten OKI. Desa ini terletak di ujung Kecamatan Pampangan dan berbatasan langsung dengan Kabupaten tetangga, Banyuasin.

Dulu Desa Jermun termasuk Desa Tertinggal, bahkan warganya sempat ingin pindah ke kabupaten sebelah karena melihat pembangunan di desa tetangga jauh lebih pesat. Namun kini, berkat pesatnya pembangunan di desa-desa, Desa Jermun terlepas dari status tertinggal dan bergeliat melakukan pembangunan.

“Dua tahun ini kami terus berbenah, Dana Desa yang dikucurkan pemerintah sangat membantu kami dalam membangun desa khususnya infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat,” ungkap Abus Roni Kepala Desa Jermun ketika dihubungi melalui ponselnya, Minggu (6/7/2017).
Abus menceritakan, desa yang dia pimpin dulunya memang desa tertinggal.

“Dulu warga di sini benar-benar terbelakang, listrik belum ada, jalanan becek ditambah lagi infrastruktur desa yang minim. Namun, sejak adanya dana desa kami berbenah mengejar ketertinggalan dari desa lain,” ungkap Abus.

Tahun-tahun sebelumnya menurut Abus, dana desa digunakan untuk membangun jalan setapak di perkampungan-perkampungan warga. Tahun ini difokuskan untuk membangun jalan poros di Kampung II dan III.

Tahun ini kami membangun jalan poros desa dengan cor beton di Kampung II dan III total panjangnya 14 KM membentang hingga ke desa tetangga perbatasan Kabupaten Banyuasin. 72 tahun Indonesia merdeka, kami baru merasakan jalan seperti ini. Terimakasih kepada Pak Jokowi dan Pak Bupati,” ungkap Saseli Narso, warga Desa Jermun.

Baca Juga :   Pj Wali Kota Lakukan Sidak ke Kantor Pelayanan di Hari Pertama Kerja Pasca Libur Lebaran

Sebelumnya, Pemkab OKI meningkatkan besaran dana desa yang dikucurkan ke 314 desa di Kabupaten OKI pada tahun ini. Kenaikannyapun cukup signifikan, mencapai 40 persen atau berkisar Rp 120 miliar.
Setiap desa di OKI mengelola uang secara mandiri mencapai Rp 1 miliar termasuk dana bagi hasil pajak daerah, retribusi daerah dan hasil Lelang Lebak Lebung (L3).

Bupati OKI, H Iskandar SE berkeinginan dana desa itu mampu menjadi stimulan menaikkan geliat ekonomi di desa.

“Meski disana-sini terjadi pemangkasan, dana desa tetap jadi prioritas kami. Dana desa ini bisa menjadi stimulan terhadap percepatan pembangunan di desa,” ujar Iskandar saat menyerahkan SK besaran dana beberapa waktu lalu.

Dalam mengawal dana desa agar tepat sasaran, Iskandar mendorong dibentuknya BUMDes yang bisa menjadi alat bagi desa untuk mewujudkan kemandirian secara ekonomi. (iso)







Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Harga Komoditas Disubsidi Pemkab Muara Enim

Muara Enim, KoranSN Dalam menjaga ketersediaan dan harga bahan pokok terjaga pasca-Iduladha 1445 Hijriah, Pemerintah …

error: Content is protected !!