DWP Muba Gelar Sosialisasi SPAK

Suasana pertemuan rutin bulanan DWP Kabupaten Muba di Gedung DWP Sekayu. (Foto-Istimewa)

Sekayu, KoranSN

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melakukan pertemuan rutin bulanan, di Gedung DWP Sekayu, Jumat (22/2/2019).

Ketua DWP Kabupaten Muba, Hj Asna Aini Apriyadi mengatakan, pertemuan rutin kali ini diisi dengan sosialisasi gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) dengan tema “Peran Perempuan dalam Gerakan Menanamkan Nilai-nilai Anti Korupsi dalam Keluarga”.

Dikatakannya, sosialisasi anti korupsi bagi anggota Dharma Wanita tersebut bermanfaat untuk keluarga, masyarakat, dan bangsa.

“Sosialisasi SPAK ini dalam rangka mendukung kerja DWP Kabupaten Muba dan juga melaksanakan program kerja DWP,” jelas istri Sekretaris Daerah Kabupaten Muba itu.

Tujuan dari sosialisasi menurutnya, untuk mengenalkan SPAK, karena SPAK hakikatnya merupakan pendidikan moral yang mengajarkan anti korupsi berbasis keluarga.

“SPAK mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan kejujuran,” ujarnya.

Sememtara itu hadir langsung Pembina DWP Kabupaten Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza. Dikatakannya, dengan adanya sosialisasi SPAK ia berharap, para anggota DWP yang merupakan istri Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat mendukung para suami agar menjunjung tinggi nilai-nilai budaya kerja pada Pemkab Muba yaitu; rasional, kerjasama tim, inovasi, efisiensi, efektifitas, responsif dan kemitraan.

Baca Juga :   Apriadi Rombak Kabinet Pemkab PALI

“Kita sebagai perempuan memiliki kekuatan dibalik kelembutan kita, dan kita juga harus mengajarkan kepada anak-anak kita nilai-nilai kejujuran dan mengingatkan kepada suami agar mereka bisa menjadi aparatur sipil negara yang berintegritas tinggi. Dalam slogan SPAK juga disebutkan, bahwa kekuatan perempuan merupakan inspirasi perubahan,” ucap Thia.

Istri Bupati Muba ini juga mengungkapkan, kegiatan sosialisasi ini penting, agar DWP Muba juga dapat membantu memperbaiki citra pegawai dan meningkatkan kepercayaan masyarakat pada pemerintah. Selain itu, juga untuk ikut serta dalam mewujudkan program revolusi mental pemerintah.

“Semoga kita semua mampu menjadi agen-agen perubahan yang mengubah Indonesia ke arah lebih baik lagi, dengan mengajarkan nilai-nilai kejujuran tanpa lelah,” tegasnya.

Baca Juga :   Kecamatan Tanjung Agung Dukung Program Anti Narkoba

Dalam kesempatan itu diisi dengan paparan dari Dharmawanita Kanwil Kemenag Sumsel, Hari Susanti Haris dan Susi Alfiah Yeri.

Dalam paparannya Hari mengatakan, sosialisasi anti korupsi ini dilakukan agar setiap insan DWP dapat menjadi manusia yang lebih baik.

Diakuinya terkadang tanpa disadari, apa yang dilakukan beberapa kalangan bersentuhan dengan tindakan korupsi.
Dengan kegiatan ini ia berharap semua orang dapat mengetahui secara jelas apa yang harus dilakukan untuk menghindari perbuatan yang dapat dikategorikan korupsi.

Acara sosialisasi ini diisi dengan games anti korupsi yang diikuti oleh seluruh anggota. (tri)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

BAZNAS Muba Raih Predikat Lembaga Terbaik di Tingkat Provinsi Sumsel

Sekayu, KoranSN Prestasi membanggakan terus diraih oleh Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Dr H …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.