Ebitda XL Tumbuh 6,6 Persen

XL sedang mempersiapkan BTS 4G.

Palembang, SN
PT XL Axiata Tbk. (XL) mengumumkan secara resmi hasil audit pencapaian kinerja semester pertama yang berakhir pada 30 Juni 2015. Agenda transformasi bisnis melalui strategi 3R yang dijalankan oleh XL sejak awal tahun 2015 mulai menunjukkan beberapa hasil positif.

Presiden Direktur/CEO XL, Dian Siswarini menyatakan, XL mencanangkan agenda transformasi pada bulan April tahun ini, dan saat ini proses transformasi jangka menengah masih dalam tahap awal perjalanan dan masih terus berproses. Namun, XL sudah mendapatkan beberapa hasil awal yang positif, yang semakin menguatkan keyakinan kami atas agenda transformasi yang sedang dilakukan. “Ke depan kami akan semakin fokus untuk segera menuntaskan agenda transformasi tersebut untuk memperkuat posisi perusahaan,”ujarnya.

Hasil awal yang positif berupa peningkatan ARPU sebesar 25% dari Rp 24,000 pada semester pertama tahun 2014 menjadi Rp 30.000 pada periode yang sama tahun 2015. Total pengisian ulang (reload) XL Tunai juga mengalami peningkatan sebesar 13% dibandingkan awal tahun hanya 0,2%.

Pada kuartal kedua tahun 2015, XL berhasil meraih pertumbuhan yang positif sejak kuartal kedua tahun 2014, yaitu sebesar 2,4%. Pertumbuhan ini didorong dari pendapatan penggunaan layanan inti (core), sebesar 3,1 Pertumbuhan trafik layanan Data tumbuh 65% pada semester pertama tahun 2015 dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, dengan total pengguna layanan Data mencapai 28 juta atau 61% dari total jumlah pelanggan. Pada akhir semester pertama 2015, penetrasi smartphone XL tumbuh sebesar 36%. Pengguna ponsel pintar (smartphone) XL juga tumbuh sebesar 23% dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan saat ini telah mencapai 16,3 juta pengguna.

Baca Juga :   Indonesia-Australia Teken Kesepahaman Bisnis Senilai 3,6 Juta Dolar AS

Kemudian XL telah memiliki 54.550 BTS, termasuk lebih dari 17.000 BTS 3G serta 232 BTS 4G. Di kuartal kedua Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi dan Amortisasi (EBITDA) meningkatan sebesar 7% menjadi Rp 2 Triliun dari kuartal sebelumnya, yang menghasilkan pencapaian margin EBITDA sebesar 36%, meningkat sebesar 2% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Kerugian selama kuartal kedua 2015 sebesar Rp 93 Milliar merupakan dampak dari melemahnya Rupiah. Tanpa memperhitungkan dampak dari transaksi Forex  yang belum direalisasikan serta hasil pajak, maka XL mencatat keuntungan sebesar Rp162 Milliar. (ima)



Publisher : Ferdin Ferdin

Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Indonesia – Timor Leste Jalin Kerja Sama Pengembangan Koperasi dan UMKM

Jakarta, KoranSN Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menjalin kerja sama bilateral dengan Timor Leste …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!