Eddy Hermanto Tak Terbukti Terima Gratifikasi, Putusan Pengadilan Tinggi Kerugian Negara Masjid Sriwijaya Rp 23 M



Hj Nurmalah Kuasa Hukum Eddy Hermanto menunjukkan salinan putusan banding Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Palembang. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Hj Nurmalah, Kuasa Hukum Eddy Hermanto (mantan Ketua Panitia Pembangunan Masjid Sriwijaya) salah satu terdakwa dugaan korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya, Senin (14/2/2022) mengatakan, jika pihaknya telah menerima pemberitahuan putusan atau vonis banding Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Palembang.

Menurutnya, dalam putusan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Palembang, Eddy Hermanto yang sebelumnya diputus Hakim Pengadilan Tipikor Palembang 12 tahun, pada tingkat banding Hakim Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan 8 tahun penjara.

Baca Juga :   Penambang Pasir Hilang di Sungai Musi

Masih dikatakannya, pada putusan banding, Eddy Hermanto dinyatakan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan menerima gratifikasi dan tidak terbukti melanggar Pasal 12 huruf b, sehingga Eddy Hermanto dibebaskan dari dakwaan dan tuntutan pasal tersebut.

“Dalam putusan di Pengadilan Tipikor Palembang, Eddy Hermanto dikenakan Pasal 2 dan Pasal 12 huruf b. Akan tetapi, di tingkat banding salah satu pasal dinyatakan tidak terbukti, yakni Pasal 12 huruf b. Sehingga Eddy Hermanto dibebaskan dari Pasal 12 huruf b, karena uang administrasi proyek diatur dalam NPHD, dalam anggaran dasar, dan dalam SK. Selain itu, Eddy Hermanto saat itu statusnya bukan pegawai negeri hingga bukan gratifikasi, tapi uang tersebut memang untuk kepentingan administrasi pembangunan Masjid Sriwijaya,” paparnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Mantan Pejabat Bank Sumsel Babel yang Tak Hadiri Panggilan Kejati Terancam Dijemput Paksa







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Berkas Tiga Direktur Perusahaan Swasta Belum Lengkap, Kejati Sumsel Terus Sidik Dugaan Korupsi Pajak

Palembang, KoranSN Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari SH MH, Jumat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!