Eksekutor Pembunuh Sofyan Driver Taksi Online Menyerahkan Diri







Tersangka Frans (dua dari kanan) saat menyerahkan diri ke Polsek Karang Dapo. (foto-ist)

Palembang, KoranSN

Pihak kepolisian Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kamis (15/11/2018) kembali mengamankan satu tersangka pembunuhan dan perampokan Sofyan (47), driver taksi online. Tersangka tersebut yakni Franata Ariwibowo alias Fran (18), warga Dusun II Desa Kertasari Kecamatan Karang Dapo Muratara.

Dalam kasus ini Frans memiliki peran sebagai eksekutor membunuh korban dengan cara mencekik. Frans diamankan pihak kepolisian setelah tersangka menyerahkan diri dengan diantar oleh keluarganya ke Polsek Karang Dapo Musi Rawas Utara (Muratara).

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Yoga Baskara mengatakan, dengan menyerahkan dirinya tersangka Frans maka kini dua dari empat pelaku perampokan dan pembunuhan korban Sofyan telah berhasil diamankan polisi. Sebab sebelumnya, polisi telah membekuk tersangka Ridwan (42), warga Desa Batu Gajah Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara.

“Jadi hari ini (kemarin) satu tersangka lagi yakni Frans telah kami amankan usai menyerahkan diri ke Polsek Karang Dapo sekitar pukul 17.00 WIB .

Frans tinggal di Muratara dan sudah memiliki istri, dan dalam kasus ini Frans berperan mencekik korban Sofyan hingga korban meninggal dunia,” katanya.

Masih dikatakan Yoga, usai menyerahkan diri Frans bersama tersangka Ridwan dibawa pihaknya untuk dilakukan pengembangan kasusnya.

“Untuk kedua tersangka belum kami bawa ke Polda Sumsel. Sebab keduanya masih kami bawa untuk dilakukan pengambangan,” ujar Yoga.

Lanjut Yoga, dalam pengembangan kasus perampokan dan pembunuhan korban ini, pihaknya masih melakukan pengejaran dua pelaku lainnya yang buron.

Baca Juga :   2022, Kejati Terus Usut Dugaan Korupsi Ekspor Pupuk PT Pusri Palembang

“Untuk dua pelaku lagi masih kami kejar. Selain itu, kami juga masih mencari barang bukti mobil korban yang dirampas para pelaku saat perampokan dan pembunuhan korban terjadi,” tandas Yoga.

Diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Selasa (13/11/2018) telah menemukan jenazah korban Sofyan (47), warga Jalan Sukawinatan Lorong Asoka Palembang di kawasan Lakitan Musi Rawas Utara. Saat ditemukan jenazah korban sudah tidak utuh lagi atau telah menjadi tulang belulang dan tengkorak.

Penemuan korban setelah sebelumnya polisi berhasil menangkap salah satu pelaku perampokan dan pembunuhan korban, yakni tersangka Ridwan (42). Tersangka ditangkap polisi di kawasan Desa Sungai Lanang Kecamatan Rawas Ulu Muratara.

Diketahui, kejadian ini bermula, Senin 29 Oktober 2018 lalu sekitar pukul 13.30 WIB, dimana keempat pelaku menggunakan akun seorang perempuan yang mereka tidak kenal meminta dipesankan taksi online dengan tujuan KM 5 menuju kawasan bandara, lalu orderan tersebut didapatkan oleh korban Sofyan.

Namun saat korban menjemput, ternyata yang naik ke dalam mobil yakni empat orang laki-laki. Meskipun demikian korban tetap menerima orderan tersebut lalu korban mengantarkan keempat laki-laki itu ke kawasan bandara.

Setelah sampai tujuan, tepatnya di pinggir jalan Simpang Bandara, korbanpun memberhentikan mobilnya. Saat itulah korban dieksekusi di dalam mobil. Dimana saat kejadian, tiga pelaku berperan memegangi tangan, kaki hingga mencekik korban di dalam mobil. Sementara untuk pelaku Ridwan berperan mengawasi situasi sekitar dengan keluar dari mobil.

Baca Juga :   Kejati Tetap Panggil Kembali Saksi BSB Terkait Dugaan Korupsi Kredit Rugikan Negara Rp 13 Miliar Lebih

Usai membunuh korban, kemudian keempat pelaku membawa korban beserta mobil korban menuju Muratara. Akan tetapi saat di tengah perjalanan, tepatnya di Desa Lubuk Karet Banyuasin, minyak mobil tersebut habis sehingga salah satu pelaku menjualkan HP miliknya kepada salah seorang laki-laki, yang tidak dikenal oleh mereka seharga Rp 200 ribu. Setelah itu para pelaku mengisi bensin dan kembali melanjutkan perjalanan ke Muratara.

Saat di perjalanan inilah keempat pelaku membuang jenazah korban di salah satu perkebunan kelapa sawit di daerah Lakitan Muratara. Usai membuang korban kemudian para pelaku membawa kabur mobil milik korban.

“Dari keterangan pelaku Ridwan yang sudah kami tangkap, dia mengaku jika saat kejadian korban Sofyan tangan dan kakinya dipegangi, dan ada juga pelaku yang mencekik korban lalu korban dibuang. Untuk itulah para pelaku ini kejam. Makanya saya serius nian dan aku kejer para pelaku yang masih buron. Aku himbau agar pelaku yang belum ditangkap ini untuk serahkan diri bae, kalau idak agek nasibnyo samo cak yang lain-lain yang sudah aku sikat,” tegas Kapolda. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Sumsel Masih Agendakan Pemanggilan Para Saksi Dugaan Korupsi Izin Perkebunan

Palembang, KoranSN Kejati Sumsel kedepannya masih akan mengagendakan pemanggilan para saksi guna dilakukan pemeriksaan dalam …

error: Content is protected !!